Posts Tagged ‘Hankyung’

NO COPYCATER! BE CREATIVE!!

(MENGAMBIL KESELURUHAN CERITA, INTI CERITA, KALIMAT-KALIMAT DALAM CERITA)

 

Hankyung POV

Ah, hari ini ya? hari ini hari ulang tahunku. Tapi, tampaknya tidak ada yang spesial. Tidak ada sama sekali. Ulangtahunku yang ke-27. Yang kuinginkan hanya satu. Bersama member super junior. Bersama keluarga SM. yang sudah tidak akan mungkin lagi.

Aku menyusuri jalan sepi ini. Aku memutuskan untuk kembali ke Cina, setelah keluar dari SM. Memang, aku masih menyayangi mereka semua. Jeongmal. Tapi, ini sudah menjadi keputusanku yang sedikit kusesali.

Aku jadi ingat, kenangan-kenangan dengan mereka semua, ke-12 sahabatku, dan seorang yeoja… yang pernah menjadi orang spesial di hatiku. Seorang yeoja, yang menjadi salah 1 member girlband terkenal di Korea, So Nyeo Shi Dae. Seorang yeoja, bernama Choi Sooyoung.

FLASHBACK (yg hurufnya miring itu flashback-nya)

“Hankyung oppa!” panggil sooyoung. “Sooyoung-ah! Kami ini sedang latihan tau” omel Leeteuk. “Tapi, aku kangen pada hankyung oppa” katanya sambil cemberut. “Nanti, setelah latihan aku akan menemuimu deh” kataku sambil mencubit pipinya gemas.

“Yasudah deh” katanya sambil keluar dari ruang latihan kami. “Nah, ayo kita lanjutkan” perintah Leeteuk.

Aku menatap mereka semua dengan sendu. Apa iya, aku harus meninggalkan mereka? Meninggalkan Sooyoung? Tapi, aku sudah memutuskan ini semua jauh-jauh hari.

“Wae, hankyung?” tanya Eunhyuk. “Gwenchana. Ayo, latihan” kataku, menebarkan senyum palsuku. Aigo… aku tidak sanggup harus mengatakan ini semua pada mereka.

Aku latihan dengan tidak konsen, sehingga sering kali dimarahi Leeteuk dan Eunhyuk. “Jangan mikirin Sooyoung mulu!” ucap Kyuhyun. “Bilang saja kau cemburu, kyu” ujar Yesung. Cemburu? Apa Kyuhyun menyukai Sooyoung? Banyak rumor tentang mereka sih. Hm, mungkin Kyuhyun bisa menjaga sooyoung saat aku pergi nanti.

Selesai latihan, aku langsung menuju ke ruangan Lee Soo Man untuk menemuinya. Tapi sebelumnya, aku pergi ke ruang latihan SNSD dulu.

“Annyeong haseo” sapaku. Untunglah mereka belum mulai latihan. “Oppa!” panggil Sooyoung sambil berlari ke arahku. “Annyeong haseo, hankyung-ssi” sapa Taeyeon. Aku mengacak-acak rambut sooyoung. Ah, aku benar-benar tidak rela meninggalkannya.

“Sudah selesai latihan, oppa?” tanya sooyoung. “Nde. Ah, aku lelah sekali” kataku. Sooyoung mengusap keringatku dengan sapu tangan pinknya. Aku tersenyum. “Ya! Choi Sooyoung! Ayo mulai latihan! Mianhae, hankyung-ssi. Kami harus latihan.” ujar Sunny.

“Gwenchana. Aku pergi dulu ya” kataku. Sebelum pergi, aku mengecup kening sooyoung. Hubungan kami ini sangat dirahasiakan. Hanya member super junior dan member SNSD yang tau. Karena, kalau media dan fans sampai tau?? Pasti hanya akan menambah anti-fans.

Aku berjalan menuju ruangan Lee Soo Man. Hatiku berdebar. Aku rasanya ingin menangis.

Aku berjalan dengan pelan, merasakan hembusan angin menerpa wajahku. Kuhirup udara segar sebanyak-banyaknya. Andai saja, mereka ada disini, walau hanya 1 menit, aku ingin sekali melihat mereka lagi.

“APA? KAU SUDAH GILA YA??!!” seru Soo Man marah. Yeah, aku yakin dia pasti marah setelah aku memutuskan untuk memutuskan kontrak dengan SM.

Apa sih yang kupikirkan waktu itu? Ah, andai waktu bisa terulang kembali.

“Bagaimana mungkin kau bisa keluar dari SM??” tanya Leeteuk sangat syok saat berita itu disampaikan oleh Soo Man pada seluruh keluarga SM. Aku bisa merasakan pandangan mereka padaku. Merasakan pandangan sedih sooyoung. Mianhae, semuanya. Asal kalian tau, aku sangat menyayangi kalian.

“Oppa…?” tanya sooyoung dengan mata berkaca-kaca. Annio. Aku mohon, jangan menangis! Itu akan membuatku semakin sedih. Kumohon, jangan keluarkan sedikit pun air matamu.

“Mianhae.” hanya itu yang bisa kukatakan. Dia menangis, dan keluar dari ruangan. Argh… aku tidak sanggup melihatnya menangis, apalagi gara-gara aku.

Aku masih mengingat dengan jelas. Bagaimana dia menangis saat berbicara berdua denganku. Dan yang bisa kulakukan hanya minta maaf, tak bisa mengehntikan air mata itu mengalir.

“Dengan ini, Sudah diputuskan. Hankyung-ssi resmi keluar dari SMentertainment dan tidak ada kontrak lagi.” umum hakim saat persidangan, memutuskan aku memenangkan sidang dan keluar dari SM. Tidak ada yang senang, begitu juga aku.

Aku merasa sangat kehilangan. Tapi, ada sesuatu yang walaupun kau tidak suka, harus kau jalani. Aku sangat menyayangi mereka semua.

Kulihat, semua member super junior bersedih, begitu juga dengan member-member SNSD, bahkan shinee, f(x), dan lain-lain. Apalagi Sooyoung. Aku tidak sanggup melihatnya menangis seperti itu yang sedang ditenangkan oleh Kyuhyun.

Aku berhenti dari jalan-jalan tanpa arahku, memandang sekitarku. Rerumputan hijau, angin yang sejuk, pohon-pohon yang menaungi jalan setapak yang kuinjak.

Aku ingat, bagaimana tersebar rumor bahwa aku keluar karena SNSD yang tidak menghormatiku. Apa netizen itu sudah gila? Mana mungkin, gara-gara mereka? Aku dan member-member SNSD itu kan berteman dengan sangat baik. Mereka semua sudah kuanggap seperti adik-adikku sendiri.

Aku memutuskan untuk berjalan kembali ke rumah, dengan kenangan-kenangan indah saat menggung bersama super junior, bermain bersama di dorm, dan berkencan bersama sooyoung.

Tak terasa, air mataku sudah menetes. Dasar cengeng, gumamku. Tapi, kenangan-kenangan indah itu memang membekas di hatiku, selalu tak siap aku buang, Terlalu indah.

Aku masuk ke kamarku, memutuskan untuk browsing sebentar mengenai kabar mereka. Rumor tentang SNSD yang menjadi penyebab aku memutuskan kontrak itu sepertinya sudah diluruskan. Aku tidak ingin semakin banyak anti-fans mereka, karena mereka adalah gadis-gadis yang hebat.

Aku menemukan berita tentang sooyoung dan chansung, atau sooyoung dan kyuhyun. Syukurlah tampaknya sooyoung tidak apa-apa. Aku melihat-lihat fotonya, rindu untuk mengelus pipi yang chubby itu, membelai rambut yang halus itu.

Aku menemukan berita tentang para ELF.

‘Aku rindu hangeng oppa!’

‘Kapan ya, hangeng bisa bersama suju lainnya?’

‘hankyung oppa, kibum oppa, kangin oppa, saranghae’

Aku tersenyum membacanya. Gomapsumnida, ELF-ku yang setia. Yang masih terus mendukungku. Maafkan aku, yang telah mengecewakanmu. Tapi sungguh, akupun tak ingin berpisah dengan keluarga SM.

Kringggg! Bel rumahku berbunyi. Aku heran. Siapa yang datang? Aku tidak sedang ada tamu seharusnya.

Aku keluar menuju ruang tamu, membukakan pintu dan…

“SURPRISEEE!!!” seru 10 orang di depanku itu. Aku hanya melongo dan terkejut, memastikan ini semua bukan mimpi. Bahkan mengucek mataku dan mencubit lenganku sendiri.

“Oppa, boghosippo!!” seru Sooyoung, menghambur ke dalam pelukanku. Leeteuk, Eunhyuk, Taeyeon, Jessica, Yesung, Sooyoung, Shindong, Sungmin, Kyuhyun, dan Donghae kini berdiri di depanku.

“Yang lain tidak bisa datang. Ada pekerjaan. jadi hanya kami yang datang” kata Yesung. “Nde. Sangil chukkae, oppa!” seru Jessica.

“Kami rindu padamu!” seru Donghae. Ya Tuhan, apa ini mimpi? Mimpi yang paling indah. Aku terharu. Sangat terharu, tak terasa air mataku pun keluar.

“Eeh… kok malah menangis?” ucap Taeyeon bingung. “Apa ini… benar-benar kalian?” ucapku seperti orang bodoh.

“Tentu saja, hankyung!” seru Leeteuk. “Kami jauh-jauh datang ke Cina, berharap disambut dengan makanan yang banyak, tapi malah berdiri di depan rumahmu dengan kau yang berdiri seperti orang bodoh?” ucap Shindong.

Aku tersenyum “Gomapsumnida, Chingu. Aku… aku sangat bahagia.” kataku. Aku menoleh pada sooyoung, yeoja yang selama ini sangat kurindukan.

Aku memeluknya. Ah, rasanya sudah lama sekali merasakan tubuhnya di dalam dekapanku. Lalu, aku menciumnya, menempelkan bibirku di bibirnya. Yang lain berteriak-teriak menggoda, tapi aku tak peduli. Aku sangat sangat bahagia.

“Ini, untukmu!” ucap Eunhyuk, mengeluarkan sebuah kotak besar yang dibungkus kertas kado dengan rapi. “Gomapsumnida” kataku sambil tersenyum, dengan senyumku yang paling lebar.

“Kau mau kami masuk atau tidak nih?” sindir Shindong. “Oh, mianhae. Silakan masuk” kataku canggung. Mereka masuk sambil berebutan. Aku merangkul sooyoung.

“Ini… kado terindah” kataku. Dia tersenyum dengan manis. “Apa, kalian tidak marah padaku?” tanyaku padanya.

“Mana mungkin. kau .. selamanya, tetaplah bagian dari keluarga SM.” kata Sooyoung yakin. Yeah, mereka inilah, yang sedang mnggerataki rumahku, keluargaku. Selama-lamanya.

-the end-

Author bikinnya cuma drabble ^^ hehe

and.. happy b-day Hangeng oppa! This is my gift for you LOL

and… comment yah :))