Archive for the ‘2shoot’ Category

 

NO COPYCATER! BE CREATIVE!!

(MENGAMBIL KESELURUHAN CERITA, INTI CERITA, KALIMAT-KALIMAT DALAM CERITA)

 

Esoknya, Sooyoung masih lemas. Dia masih terpikir dengan apa yang terjadi kemarin.

“Sooooooyyoooouuuungg!!!” Jessica dan Seohyun memanggilnya dari kejauhan. “mwo?” sahut Sooyoung. “Kau tampak buruk sekali.” Komentar Seohyun. “ya, benar. Apa kau sakit?” Tanya Jessica. “Ah, annio. Hanya, aku ada sedikit masalah.” Jawab Sooyoung.

“Apa? Ceritakanlah pada kami.” Sahut Jessica dibalas anggukan Seohyun. Sooyoung tersenyum, bersyukur memiliki sahabat sebaik mereka

“Kyuhyun oppa. Dia….”

“Annyeong haseo, minna.” Sapa Nickhun menghentikan percakapan Sooyoung, Jessica, dan Seohyun. “Annyeong haseo oppa.” Jawab ketiganya yang dibalas senyuman hangat Nickhun.

Lalu, Nickhun kembali ke kelasnya “Dia kesini hanya untuk menyapa Sooyoung.” Kata Seohyun.

“Nah, apa yang mau kau ceritakan Sooyoung?” tanya Jessica setelah pulang sekolah. Sooyoung menarik napas panjang lalu bercerita

“kyuhyun… Dia… seorang vampir.”

“Mwo?? Apa? Jangan bercanda” kata Seohyun. “Aku juga tidak percaya, tapi, yah… itulah dia.” Sergah Sooyoung.

“Vampir memang ada. Tapi, bagaimana Kyuhyun bisa menjadi seorang vampir?” tanya Jessica.

“Vampir memang ada? Kau tau darimana?” tanya Sooyoung heran. Jessica mendesah

“Kakak sepupuku… Yah… dia vampir” kata Jessica. “Apa? Kau tidak pernah bercerita pada kami.” Seru Seohyun tidak percaya.

“Kupikir itu tidak penting untuk diceritakan.” Kata Jessica. Mereka semua lalu terdiam.

“Sooyoung! Annyeong haseo!” sapa Sungmin yang tiba-tiba datang. “Annyeong haseo oppa.” Sooyoung menyapa balik.

“Oppa, aku sudah tau semuanya.” Kata Sooyoung tiba-tiba. Sungmin hanya tertunduk “Yah… aku tak bisa berbuat apa-apa. Tapi, kau bisa Sooyoung.”

“Bisa? Bisa apa?” tanya Sooyoung bingung. “bisa… membebaskan Kyuhyun.” Kata Sungmin “Apa? Membebaskan Kyuhyun? Bagaimana caranya?” tanya Sooyoung penasaran.

“Dengan… cinta sejatinya menghisap darahnya.” Kata Sungmin. Sooyoung terkejut. Begitupun dengan Jessica dan Seohyun. “Ha? Apa maksdunya?” tanya Sooyoung.

“Yah… hanya itu satu-satunya cara membebaskan seorang vampir. Kebetulan, Kyuhyun belum 3 bulan menjadi vampir. Dan siapapun tau, Kau, Choi Sooyoung adalah cinta sejatinya.” Jelas Sungmin.

“Eh… menghisap darahnya?” ulang Sooyoung. Sungmin mengangguk. “Menghisap darah Kyuhyun oppa?” tanya Sooyoung lagi. Sungmin memutar bola matanya “Yah… siapa lagi. Jelas menghisap darahnya.” Katanya tidak sabaran.

“Tapi… bagaimana caranya?” tanya Sooyoung.

“Aku akan mengantarmu ke tempat persembunyian mereka. Vampir-vampir itu biar aku yang urus dan temuilah Kyuhyun.” Jelas Sungmin. Sooyoung mengangguk.

Hal yang paling dia inginkan adalah kebebasan oppa-nya dari sesuatu yang mengikatnya. Yang tidak diinginkannya.

Esoknya, Sungmin dan Sooyoung pergi ke tempat yang menjadi tempat persenyembunyian vampir-vampir itu. Mereka berangkat siang hari setelah Sooyoung menerima berkali-kali pelukkan dari kedua sahabatnya, Jessica dan Seohyun.

“Nah, disana Kyuhyun.” Kata Sungmin sambil menunjuk ke tempat Kyuhyun berdiri. “oppa…” kata Sooyoung lirih. Ingin rasanya dia berlari dan memeluk Kyuhyun.

“Sabar dulu Sooyoung. Aku akan mengajak ngobrol Jonghyun, junsu, dan onew. Saat aku sudah masuk, hampiri Kyuhyun dan lakukan… apa yang harus kau lakukan.” Intruksi Sungmin.

Sooyoung mengangguk. Sungmin maju dan berbicara dengan Jonghyun. Lalu, Sungmin, Jonghyun, Onew, dan Junsu masuk ke dalam rumah kayu yang merupakan tempat persembunyian. Sooyoung langsung bergerak menghampiri Kyuhyun.

“Sooyoung-ie! Sedang apa kau  disini?” tanya Kyuhyun terkejut melihat Sooyoung menghampirinya.

“Aku.. aku ingin membebaskanmu, oppa.”

“Mwo? Tapi bagaimana?” tanya Kyuhyun heran. “Dengan menghisap darahmu.” Jawab Sooyoung dengn polos.

“APA? Tapi..tapi..” jawab Kyuhyun semakin terkejut. “oppa, aku hanya ingin kebebasanmu. Aku ingin semuanya kembali seperti dulu. Aku sangat mencintaimu, oppa…” kata Sooyoung.

Kyuhyun tersenyum, menarik Sooyoung ke dalam pelukannya, lalu menciumnya. Menciumnya tepat di bibirnya. Kyuhyun menyentuhkan bibirnya yang lembut pada bibir Sooyoung.

“Aku juga mencintaimu, Sooyoung.” Kata Kyuhyun. “ Aku juga ingin bebas.” Lanjutnya.

Lalu Kyuhyun menggigit lengannya dan seketika mengucurlah darah dari luka tersebut. “Ini…” kata Kyuhyun. Tanpa ragu-ragu, Sooyoung menghisap darah Kyuhyun dari luka tersebut. Lalu kemudian…

“BERHENTI!” teriak Onew lalu menarik Sooyoung menjauh dari Kyuhyun. “Jonghyun! Junsu! Ada penyusup disini!” Teriak Nickhun yang lalu disusul dengan kedatangan Jonghyun dan Junsu.

“Mencoba kabur?” tanya Jonghyun terpana. “Tidak akan kubiarkan!” lanjut Jonghyun lalu mengejar Sooyoung dan Kyuhyun yang berlari.

Dengan cepat, Jonghyun, Onew, dan Junsu sudah mengejar Sooyoung dan Kyuhyun. “Kumohon… biarkan Kyuhyun bebas!” kata Sooyoung setengah berteriak.

“Tidak bisa, sayangnya. Dia kelak, akan menjadi penguasa hebat. Karena dia generasi…” kata-kata Jonghyun terputus

“Cukup. CUKUP!! Aku muak dengan semua ini. Mianhae, aku harus bebas!” teriak Kyuhyun. Kyuhyun lalu memukul Jonghyun tiba-tiba yang membuatnya terjungkal ke belakang.

Tapi, Onew sudah siap untuk menerjang Kyuhyun. “Oppa… awas!” seru Sooyoung. Tapi, Onew tidak sampai menonjok Kyuhyun karena seseorang telah mendorongnya. Namja itu adalah…

“Ju…Junsu hyung?” Junsu menatap Kyuhyun dan Sooyoung satu per satu secara mendetail. “Pergilah. Kurasa, kau sudah bebas. Cepat! Pergi! Mereka biar kuurus.” Katanya.

“Tapi.. mengapa kau menyelamatkan kami?” tanya Sooyoung heran. “Aku pernah hampir dibebaskan oleh kekasihku. Tapi…” Junsu berhenti sejenak lalu meneruskan “Jonghyun… membunuhnya. “

Lalu tiba-tiba Jonghyun dan Nickhun menerjang mereka. Junsu melawan mereka. “Pergilah. Cepat!” Setelah ragu sejenak, Sooyoung dan Kyuhyun akhirnya berlari pergi.

Mereka akhirnya sampai ke rumah Kyuhyun. “Sepi sekali. Dimana Sungmin hyung?” tanya Kyuhyun. “Astaga oppa!” Sooyoung teringat pada Sungmin yang masih di tempat vampir itu.

“Wae?” tanya Kyuhyun bingung. Tiba-tiba muncullah Junsu dengan badan penuh luka, memar, dan darah. “Gyaaa….” Teriak Sooyoung kaget. “Apa yang terjadi hyung?” tanya Kyuhyun cemas.

“Aku… membunuh Onew dan Jonghyun. Dan… dan.. Sungmin juga terbunuh saat membantuku.” Ceritanya dengan suara lemah. Sooyoung terkejut dan sedih. Dilihatnya Kyu oppa juga sangat terpukul dengan kematian hyung-nya.

“Sini oppa, biar kubalut lukamu dan kubersihkan tubuhmu.” Tawar Sooyoung pada Junsu. “tidak perlu.” Katanya sambil tersenyum

“Aku hanya menyampaikan berita ini. Kyuhyun, kau sepenuhnya bebas. Kau adalah manusia lagi. Semoga kalian berbahagia.” Katanya “Oh ya, sampaikan salamku pada adik sepupuku. Jessica Jung. Aku tau kau mengenalnya.” Tambahnya lalu tiba-tiba menghilang meninggalkan Sooyoung yang terpana dan Kyuhyun yang menangis.

Esoknya, Kyuhyun dan Sooyoung berangkat sekolah bersama. Segalanya sudah kembali seperti biasa. Mereka disambut deperti orang yang habis pulang dari penjara oleh ssica dan seohyun.

“Sooyoung! Kyuhyun oppa!” panggil ssica dengan riang. “Senangnyaaa kalian sudah pulang!” kata seohyun. Kyuhyun dan Sooyoung menanggapi dengan senyuman.

“Ssica… sepupumu, Junsu menitip salam padamu.” Kata sooyoung. “Ju…junsu oppa? Bagaimana keadaannya?” tanya ssica terkejut. “Molla. Aku tak tau.” Kata Sooyoung.

“Sooyoung-ie!” panggil Nickhun dari kejauhan. “nde?” jawab sooyoung. “Siapa namja ini?” tanya Nickhun melihat Kyuhyun yang ada di sebelah Sooyoung. “Eh, dia….” Belum selesai Sooyoung bicara, Kyuhyun sudah menjawab “Aku namja chingunya.” Jawabnya.

“Mwo?? AKUlah namja chingunya.” Kata Nickhun.

“MWO??” seru Sooyoung, Kyuhyun, Jessica, dan Seohyun bersamaan. “Iya kan? Sooyoung-ah?” kata Nickhun lagi sambil merangkul Sooyoung. “Eh, apa? Annio… Aku tidak pernah…” tapi, Kyuhyun sudah terlanjur pergi.

“Kyuhyun oppa… chakkaman!!” seru Sooyoung. Dia hendak mengejar Kyuhyun tetapi Nickhun menahannya. “untuk apa kau kejar dia sih?” tanyanya.

“DAN KENAPA KAU BILANG KALAU KAU INI NAMJA CHINGUKU??!” seru sooyoung dengan nada tinggi yang membuat nickhun agak terkejut. “Loh? Memangnya bukan?” balas nickhun. “tentu saja bukan!! Kau menyatakan perasaanmu saja tidak pernah! Bagaimana mungkin kau menjadi namja chinguku!” seru Sooyoung yang sudah habis kesabarannya.

“Yasudah. Sooyoung, saranghae. Nah, aku sudah jadi namja chi…” PLAKK. kata-kata Nickhun terpotong tamparan keras dari sooyoung.

“Percuma tampangmu bagus. Dasar playboy.” Katanya dingin. Sooyoung berlari mencari Kyuhyun. “Apa bagusnya vampir itu??! Aku akan lebih baik darinya!” seru Nickhun, tapi percuma, Sooyoung tidak mendengarnya.

“V…vampir?” tanya ssica terkejut. “Ah, kenapa? Bukankah sepupumu juga vampir?” ucap Nickhun. “kau… tau dari mana?” tanya ssica.

Nickhun tersenyum licik yang membuat ssica dan seohyun bergidik.

“Besok…” kata nickhun. “aku akan jadi salah satu di antara mereka. Padahal, aku ingin sekali menghancurkan hidup kyuhyun yang membuat jonghyun sunbae mati.” Terangnya lalu pergi entah kemana.

“Kyuhyun oppa… jangan percaya padanya!” seru sooyoung langsung begitu menemui Kyuhyun. Kyuhyun menatap sooyoung beberapa saat lalu tersenyum.

“Aku tau. Aku percaya padamu. Maaf, entah apa yang kupikirkan tadi seeing pergi tiba-tiba.” Katanya. Sooyoung memeluknya dengan erat. “Oppa… saranghae.” Ucapnya. “na do saranghae.” Ucap Kyuhyun sambil menegcup kening sooyoung.

5 tahun kemudian

“Selamat Sooyoung, Kyuhyun. Kalian memang pasangan hebat!” kata Jessica dan menyelamati Sooyoung dan Kyuhyun yang kini menikah. “Kalian pandai memilih tanggal ya. 1-1-2011.” Komentar Seohyun. Sooyoung dan Kyuhyun hanya tersenyum.

“Ah, Nickhun??” seru Jessica terkejut. “Mana?mana?” tanya Seohyun. Nickhun datang bersama Jonghyun di sebelahnya.

“Hai.” Sapanya. “Wah, sudah 5 tahun kau tiba-tiba menghilang dan sekarang tiba-tiba muncul kembali.” Komentar Seohyun yang disusul anggukan Jessica. Tapi Nickhun tidak menghiraukannya.

Dia dan Jonghyun menuju ke arah Sooyoung dan Kyuhyun yang sangat terkejut. Nickhun berbicara pada Sooyoung “Mianhae minna, aku tak pernah memberi tahumu bahwa aku sekarang sudah jadi vampir. Oh ya, dan selamat atas pernikahan kalian.” Kata Nickhun sambil tersenyum.

“Kau benar-benar menyusahkan kami. Sekarang kami harus benar-benar menghindari matahari setelah regenerasi ke-2. Tapi ingat Kyuhyun….” Kata Jonghyun lalu melanjutkan

“vampir itu abadi.”

-The end-

akhirnya author jdiin 2shoot doang.. abis pendek sih >.< hehe

Advertisements

NO COPYCATER! BE CREATIVE!!

(MENGAMBIL KESELURUHAN CERITA, INTI CERITA, KALIMAT-KALIMAT DALAM CERITA)

 

Author POV

“Sooyoung-ah, apa kau percaya adanya vampir?” tanya Kyuhun. “ neh? Mengapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu oppa?” Sooyoung balik bertanya. “Entah. Tiba-tiba terlintas di pikiranku saja.” “Hmm… entahlah oppa, aku tidak percaya pada sesuatu sebelum aku benar-benar melihatnya.” Jawab Sooyoung.

Siang itu Sooyoung dan sahabat karibnya, Kyuhyun berjalan-jalan di taman dekat rumah mereka. Membicarakan semua hal tentang kehidupan mereka.

Tiba-tiba, kakak Kyuhyun, Sungmin mendekat. “sooyoung-ie… dongsaeng… Sedang apa kalian?”

“Ah, Sungmin oppa.” Sooyoung menyapanya. “ Kami hanya berjalan-jalan hyung” Jawab adiknya, kyuhyun.

Sungmin menatap Kyuhyun dan Sooyoung satu per satu lalu berkata pada dongshaengnya “Pulanglah sebelum jam 6.” Lalu setelah itu Sungmin pergi.

Kyuhyun hanya terdiam lalu Soo memecah keheningan tersebut. “Apa kau ada acara nanti Kyu oppa?” ‘Ya, mungkin.” Jawab Kyuhyun lirih.

“Oppa, sebentar lagi jam 6. Aku yakin kau harus bersiap-siap. Sebaiknya kita pulang.” Kyu hanya mengangguk lalu mengikuti langkah Soo yang penuh semangat.

End of POV

Sooyoung POV

“ Ah.. ada apa dengan Hyunnie? Setelah hyung berkata seperti itu dia langsung tidak semangat.” Pikirku. “Young-ah… kita berpisah disini. Aku harus buru-buru.” Pamit Kyuhyun lalu meninggalkan Sooyoung sendiri. “Ah… oppa!” Panggil Soo. Kyuhyun hanya menengok lalu tersenyum lirih dan kembali berlari pulang

End of POV

“Dongsaeng….” Sapa Sungmin pada adiknya yang baru pulang. “hyung.. Apakah.. benar?” tanya Kyu gemetaran. “ sayangnya.. iya” Sungmin menjawab lirih. Kyuhyun terjatuh lemas tapi Sungmin tidak membantunya bangkit. “ ini kenyataan, kyu… Harus kau terima” “Mudah untukmu mengatakannya, karena bukan kau yang mengalaminya! Bukan kau yang ditakdirkan menjadi vampir!” teriak Kyuhyun.

Tiba-tiba pintu terbuka, datanglah Jonghyun, Onew, dan Junsu.

“Mwo? Kalian datang sepagi ini?” Tanya Sungmin. “Kami masih akan menyeleksinya. Dan itu membutuhkan waktu yang lama.” Jawab Jonghyun dingin sambil sedikit melirik kearah Kyuhyun yang mash terduduk di lantai.

“Cih, dia terlihat sangat lemah!” Timpal Junsu. “Yah, mengapa kau memilih dia? Yang lebih besar terlihat lebih menarik.” Sambung Onew sambil menatap Sungmin.

“ Cho kyuhyun adalah generasi Cho Jiwoon. Vampir pertama. Kekuatannya sangat hebat” jawab Junsu. “Jeongmal? bagaimana dengan Sungmin?” Tanya Onew.

“ Dia Lee sungmin kan? Bukan Cho Sungmin.” Jawab Jonghyun lalu menarik Kyuhyun dan akhirnya mereka semua menghilang. Sungmin hanya bisa terdiam melihat dongsaengnya dibawa begitu saja. Dia sedih… sangat sedih.

“Sooyoung! Hey! Sooyoung!!” Seru Jessica memanggil sahabatnya itu. “Ah Sica onnie… Apa kau harus teriak?” jawab Sooyoung. Jessica memutar bola matanya “jelas aku tak akan teriak kalau kau menjawab panggilanku.” “Ah maaf, aku banyak pikran”

Sica mengambil tempat di sebelah Soo lalu berkata “Ceritakan, Soo.” Soo tersenyum samar pada sahabatnya lalu menceritakan masalahnya

“Sudah 3 hari aku tidak bertemu Kyuhyun oppa. Aku datang ke rumahnya dan Sungmin oppa hanya berkata dia sedang pergi. Aku kangen padanya.” “Ah, Kau menyukai kyuhyun?” tanya Jessica. “Mwo? Apa? Tidak…. Yang benar saja” Jawab Sooyoung gelagapan. Pipinya memerah dengan manis.

“Kau tidak pernah bisa membohongiku, Soo… Kita sudah bersahabat 13 tahun.” “Hmm.. yah mungkin” jawab Sooyoung dan pipinya kembali memerah.

Sooyoung POV

‘Ah.. apa aku memang menyayangi Kyuhyun oppa? Aku pikir aku hanya menyukainya sebatas sahabat… atau ternyata lebih dari itu?’ tanyaku pada diriku sendiri. Tiba-tiba ada yang menutup mataku dari belakang. “Ah… onnie…” seruku. ‘Eh, tunggu dulu. Jessica ada tepat di sebelahku. Tidak mungkin dia yang menutup mataku.’ Pikirku. Aku meraba tangan orang itu. Tangannya besar dan kasar. Tangan namja! “errr… siapa ini?” kataku sambil melepas tangan si namja. Ternyata dia adalah…. “Nickhun sunbae?!”

End of POV

Sooyoung sangat kaget. Dia dan Nickhun tidak terlalu dekat. Nickhun adalah senior Sooyoung. Umur mereka terpaut 2 tahun. Nickhun tidak lebih dari teman satu klub dengan Sooyoung di klub basket.

“hey, tak usah terlalu kaget begitu, minna.” Ucap Nickhun dengan senyum mautnya. ‘Oh… cewek manapun pasti akan takluk dengan senyuman itu’ pikir Sooyoung.

Nickhun memang terkenal playboy. Wajahnya memang sangat tampan dan perawakannya seperti seorang pangeran. Belum lagi, Nickhun memanggil Sooyoung ‘minna’.

“Eh, nickhun sunbae. Emm….” Sooyoung bingung harus berkata apa. Nickhun tertawa geli melihat sikap Sooyoung. “hehehe… tak usah salting begitu, Choi sooyoung. Aku kan hanya menyapamu.” “Eh, iya. Aku tidak salting kok.” Jawab Sooyoung lebih berani.

Nickhun kembali tersenyum “ Jangan lupa ikut klub nanti. Oke?” katanya sambil berkedip lalu pergi kembali ke kelasnya.

“Soo! Itu… itu tadi… Khunnie oppa!!!” teriak Jessica histeris. “Ya.. lalu?” tanya Sooyoung bingung. “Lalu?lalu? Kau sangat beruntung bisa dekat dengannya seperti itu tadi tau!” timpal Seohyun yang tiba-tiba ikut dalam percakapan mereka.

“mwo? sepopuler itukah dia?” Jessica menggeleng-geleng dan Seohyun memutar bola matanya. “Dia pujaan para wanita!” “Dia cowok terkeren sedunia!” teriak Seohyun dan Jessica bersamaan. Sooyoung hanya memandang mereka.

“Soo! Ayo pulang bareng! Sama seohyun juga” ajak Jessica. “Ah… aku tidak bisa sica… Hari ini aku ada klub.” Nde… bersama nickhun oppa? Selamat bersenang-senang.” Kata Jessica sambil tersenyum-senyum.Sooyoung hanya membalasnya dengan tersenyum kecut.

“Sooyoung-ah! Kemari!” Seru Nickhun dari kejauhan. “Baik, sunbae…” Sooyoung berlari menghampiri Nickhun. “Minna, coba kau latihan lay up dan shoot dulu. Kalau bagus, akan kumasukkan kau dalam tim” Kata Nickhun.

“Mwo? Kau memasukkanku?” Tanya Sooyoung bingung. ‘Ah … Aku baru ingat Nikhun hyung adalah kaptem tim basket.’ Pikir Soo. Sooyoung melakukan apa yang disuruh Nickhun dengan sangat baik. Lalu, setelah selesai, Sooyoung berbalik untuk menghampiri Nickhun. Saat itu juga tidak jauh dari tempatnya dia melihat…..

“KYUHYUN OPPAAAA!!!!” teriak Sooyoung lalu berlari menuju ke oppanya yang sudah berhari-hari menghilang. Kyuhyun merentangkan tangannya lalu menangkap Sooyoung dengan 1 pelukan hangat.

“oppaaaaa…” isak Sooyoung yang menangis di dada Kyuhyun. “Sooyoung.” Panggil Kyuhyun lirih. “Oppa, boghosippo. Selama ini oppa kemana saja? Aku sangat khawatir oppa….” “Mianhae minna. Aku…aku… ingin menceritakan sesuatu padamu. Ayo ikut aku.” Kyuhyun menarik tangan Sooyoung pergi ke tempat lain.

Kyuhyun POV

Aku rindu Sooyoungku… Aku rindu sekali padanya. Sekarang, aku bertemu dengannya dan bahkan memeluknya. Rasanya seperti mimpi saja. Apalagi, setelah semua yang telah terjadi. Batinku. Aku menarik Sooyoung menjauh dari tempat terbuka itu. Berbahaya kalau aku sampai terkena cahaya matahari apalagi kalau sampai mereka menemukanku. “Kyuhyun oppa…. Kita mau kemana?” tanya Sooyoung. “Tenang saja Soo. Aku hanya ingin berdua denganmu.” Kulihat Sooyoung tersenyum. Satu-satunya senyum paling manis dan indah yang ingin kulihat sampai tiba-tiba mereka datang…..

End of POV

“Cho Kyuhyun! Hei! Sedang apa disini!” Jonghyun datang tiba-tiba dengan Junsu. Mereka memakai pakaian super tertutup.

“Jonghyun hyung… Junsu hyung… Kumohon… Aku hanya sebentar. Aku ingin bicara dengan… dengan temanku.” Mohon Kyuhyun.

“Tak mengertikah kau berbahayanya siang hari?” kata Junsu dingin. “junsu hyung.. Aku mengerti. Aku hanya ingin bertemu dengannya. Itu saja.” Kyuhyun memohon lagi.

“Tidak.” Jawab Junsu dingin dan tegas, lalu bersama Jonghyun dia menarik Kyuhyun pergi. “Sooyoung-ah! Aku seorang vampir!” teriak Kyuhyun sebelum akhirnya mereka menghilang

Sooyoung tidak bisa berkata apa-apa. Dia hanya bingung, marah, sedih, heran semua bercampur menjadi satu. Sooyoung benar-benar bingung dengan apa yang telah terjadi dengannya. Semua terasa begitu cepat.

Oppanya yang tiba-tiba datang lalu tiba-tiba pergi dibawa oleh 2 namja aneh yang….. yang bertaring! Sooyoung baru menyadari itu dan baru menyadari kata-kata terkahir Kyuhyun ‘Aku seorang vampir.’ ‘Aku seorang vampir.’ ‘Aku seorang vampir.’

Kata-kata itu terus terngiang dalam telinga Sooyoung. Dia tidak mampu berpikir ataupun bicara. Dia hanya duduk lemas di tanah sampai dia akhirnya sadar.

“Minna, hei… minna… ada apa?” tanya Nickhun berulang-ulang pada Sooyoung yang tatapannya kosong. “Neh… Nickhun sunbae. Aku… aku tidak apa-apa.” Jawab Sooyoung lemas.

“Ah… minna.. kau pasti apa-apa. Sini, biar kubantu berdiri. Mungkin kau kecapekan.” Sahut Nickhun lalu membantu Sooyoung berdiri. “Sebaiknya kau pulang saja.” Kata Nickhun “Kau butuh istirahat.” Lanjutnya.

“Yah… kurasa begitu. Gomawo.” Dengan tertatih Sooyoung berdiri, tapi kemudian ambruk lagi. Dia mash syok dan stres. “Sooyoung, biar aku menggedongmu.” Kata Nickhun lalu menggendong Sooyoung di atas lengannya dan mengantarnya pulang.

“Go…gomawoyo, sunbae.” Kata Sooyoung gugup pada hyungnya yang menawan. “Minna.. panggil saja aku oppa.” “Mwo? ba..baik Nickhun oppa.” Nickhun tersenyum manis

“Nah, begitu lebih baik.” Sooyoung semakin nervous. Nickhun benar-benar baik padanya yang membuatnya menjadi salah tingkah. “Minna, sudah sore. Aku pulang dulu.” Pamit Nickhun. “I..iya o…oppa”

Sooyoung langsung masuk ke kamarnya dan berbaring. Dia sangat bingung dengan apa yang terjadi pada Kyuhyun. ‘Aku seorang vampir.’ Itu kata-kata Kyuhyun pada Sooyoung.

‘Apa maksudnya? Apa dia bercanda? Atau… atau itu semua benar?’ Sooyoung semakin bingung. ‘Apa kyuhyun adalah seorang…. Vampir??’

“Sooyoung….” Tiba-tiba dari sudut kamar, muncullah Kyuhyun. “o… oppa? Bagaimana oppa bisa disini?” tanya Sooyoung bingung. Kyuhyun tersenyum samar “Aku vampir. Aku bisa pergi kemana saja saat malam hari.”

“Ini bukan waktu yang tepat untuk bercanda. Kemana saja oppa selama ini?” Tuntut Sooyoung.

“Soo… aku tidak bercanda. Aku benar-benar seorang vampir. Hari terakhir kita bertemu, saat kita pulang dari taman, beberapa orang menculikku. Mereka adalah vampir. Mereka bercerita tentang sesuatu tentang generasiku. Aku tidak pernah mengerti. Tapi, inilah aku. Suka tidak suka aku harus menerimanya.” Ada raut kesedihan di wajah tampan Kyuhyun saat dia menceritakan hal itu.

Sooyoung tidak percaya dengan ini semua. Oppa yang dicintainya berubah menjadi makhluk yang bahkan dia tidak percayai.

Sooyoung menghampiri Kyuhyun lalu memeluknya “Mau manusia atau bukan, oppa tetap oppaku. Selamanya.” Kata Sooyoung pada kyuhyun.

“Gomawo minna.” Sooyoung dan Kyuhyun bercanda dan mengobrol, seperti yang mereka biasa lakukan. Tidak banyak perubahan pada Kyuhyun.

Hanya tubuhnya menjadi lebih kurus, kulitnya lebih pucat, dan dia terlihat sangat lelah. Sooyoung tidak peduli dengan keadaan Kyuhyun sekarang. Dia mencintai Kyuhyun, bagaimanapun sosoknya.

“Cho Kyuhyun! Aku tau kau pasti disini!” Jonghyun, Onew, dan Junsu, datang secara tiba-tiba. “Kau benar-benar keras kepala! Ayo! Kembali!” seru Junsu.

“Hyung… Kenapa kaum vampir tidak boleh bersama dengan manusia?” tanya Kyuhyun memohon. “Cih… Vampir dan manusia adalah musuh. Kelak, vampir akan membunuh manusia.” Timpal Onew.

“kenapa harus aku yang menjadi vampir?? Ini sangat tidak adil!” balas Kyuhyun. “Karena kau generasi Cho Jiwoon. Mungkin inilah yang dinamakan takdir.” Jawab Junsu. “kau pasti menyayangi wanita ini, tapi sayangnya… Kau tidak akan pernah bisa bersamanya!” kata Jonghyun pedas.

“Siapa kalian? Mengapa kalian menyiksan Kyuhyun oppa seperti ini?” seru Sooyoung. “ kami vampir. Sama seperti kekasihmu. Dan kami, tidak akan membiarkan Cho Kyuhyun bersama denganmu.” Kata Jonghyun mewakili teman-temannya.

“Apa hak kalian melarang Kyuhyun?” Jonghyun terdiam, lalu Junsu yang menjawab “Dia milik kami. Dia bagian dari kami.”

“Tapi… kalian tidak bisa memaksanya. Dia tidak mau! Dia ingin bebas!” Sooyoung mati-matian mempertahankan Kyuhyun.

Di balik mata tajam Junsu, ada sedikit kekelaman dan kesedihan yang hanya sekilas terpintas “begitupun aku.” Katanya lirih

“Tetapi tidak bisa. Ini takdir kami. Kau tak bisa menentang takdir.” Lanjut Onew. Sooyoung menangis. Dia hanya bisa menangis. Kyuhyun menenangkannya

“Apapun yang terjadi, aku tidak akan meninggalkanmu, Sooyoung. Meski aku manusia atau bukan.” Dan kemudian Kyuhyun bersama vampir lainnya pergi menghilang.

-TBC-

gimana ceritanya reader? mohon comment yah.. hehe 🙂