The 4th forbidden floor part 1

Posted: April 6, 2011 in mystery, Romance
Tags: , , , , , , , , ,

Author’s POV

“Gaah.. Ayo pergi ke suatu tempat. Aku sangat bosan!” keluh sooyoung sambil meregangkan tubuhnya.  “Neh… Kita mendapat kebebasan satu hari tapi tidak ada yang bisa kita kerjakan” kata Yoona. “Kita mau pergi kemana?”tanya Jessica sambil mengintip dari atas buku yang sedang dia baca

“Bagaimana kalau…. pergi berbelanja?” Yuri menyarankan. “terdengar bagus”yang lainnya setuju. “Baiklah. Cepat, siap-siap!Kita akan pergi 30 menit lagi!”perintah Taeyeon dan degan segera dongsaeng-dongsaengnya melakukan apa yang diperintahkannya. mereka melangkah ke kamar masing-masing, berganti baju dan bersiap-siap.

Tidak lama kemudian, mereka telah sampai di sebuah mall yang sangat terkenal di Seoul (nama mallnya, pikirkan sendiri. Mau Kelapa Gading kek, mau Cilandak Town Square kek ._.) Dan pastinya, mereka menyamar, agar tidak ada fans yang mengenali mereka.  Hanya Sooyoung, Taeyeon, Jessica, Yuri, and Yoona yang tertarik untuk pergi, karena Tiffany sakit, Hyoyeon latihan gerkaan dance yang baru, Sunny sibuk menaikkan levelnya di Mario Bross, dan Seohyun terlalu sibuk belajar.

“Aku ingin membeli sepatu baru!” seru Yoona. “Ayo cari merchandise Mickey Mouse dulu” ujar Yuri. “Sepatu baru duluan!” ucap Yoona. “Annio! Mickey mouse!” Yuri berteriak. “Sepatu baru!” “Mickey mouse!” Sepatu baruuuu!!” “Mickey mouseee!!” YoonYul mulai bertengkar.

“Girls, berhenti bertengkar!”teriak sang leader, yang berhasil membuat mereka berdua terdiam “Okay. pertama, kita akan mencari sepatu baru, lalu setelah itu mickey mouse. Arasso?” ucap Sica. “Tapi… kenapa Yoona duluan?” tanya Yuri sedih. “Karena sepatu lebih penting dari Mickey mouse” kata sooyoung kejam. Yuri hendak membantah perkataannya namun, Taeyeon menyeret mereka masuk ke toko sepatu.

Merka mencari sepatu yang cocok beberapa saat lalu akhirnya menemukannya dan membelinya. “Mickey mouse! Mickey mouse!” Yuri melompat-lompat dengan semangat. “jadi… dimana tokonya?” tanyaSica. “Mungkin.. di lantai atas? Lantai 4?” usul sooyoung. “Pabo! Disini tidak ada lantai 4~” kata seseorang tiba-tiba. Mereka terkejut dan berbalik untuk melihat siapa orang yang berbicara itu

“Hey~” “Annyeong…” sapa 5 namja, yang juga sedang menyamar. “Donghae oppa! Kyuhyun oppa! Leeteuk oppa! Siwon oppa! Kibum oppa!” seru para yeoja dengan girang. “Ssssh….” Kibum memperingatkan mereka dan melihat berkeliling. Untungnya, orang-orang terlalu sibuk dengan urusan mereka masing-masing dan menghiraukan mereka, yang memakai kombinasi baju-baju yang aneh, kacamata hitam, topi, dan bahkan syal.

“Apa yang kalian lakukan disini?” tanya Sica. “berbelanja tentunya” jawab Siwon. “Pheww.Aku tidak tau kalau namja seperti kalian suka berbelanja.” ejek Sooyoung. “Well, aku tidak suka. Aku lebih suka menghabiskan waktu dengan video game-ku, tapi mereka memaksaku karena aku kalah dalam permainan ular tangga” Kyuhyun mengeluh.

“Kami dipaksa berbelanja oleh member lain. Beraninya mereka! Ckck” ujar Leeteuk. “Tapi, kurasa akan menyenangkan kalau kita berbelanja bersama-sama?” usul Donghae. Para yeoja mengangguk dan tersenyum, 100% setuju dengan ide Donghae.

“Jadi, apa maksudmu dengan tidak ada lantai 4?” tanya sooyoung. Jessica memutar bola matanya. “Tidak ada lantai 4 di setiap mall di Korea, sooyoung.” ujar Jessica. “Tapi kenapa?” tanya si shikshin lagi.

“Karena angka 4 berarti kematian. Mereka percaya pada mitos ini dan berasumsi bahwa angka 4 hanya akan mendatangkan kesialan. Jadi, setelah lantai 3 langsung ke lantai 5. Ada juga yang menggunakan 3a atau 3b, tapi bukan 4.” jelas Siwon. “Tapi itu hanya mitos!” seru sooyoung lagi. “Tanya pemilik mall-nya. Hanya itu yang kami tau” kata Yuri.

“Oke, aku ingin membeli bahan makanan sekarang” kata Kibum. “Andwae! Mickey mouse-ku dulu!!” ucap Yuri tegas. “Tapi…” “Tidak ada tapi! Mickey mouse-ku!!” seruYuri. “Nde, mickey mouse-nya dulu” Yoona membela Yuri. Para namja akhirnya menyerah. Merka tau mereka tidak akan bisa mengalahkan para yeoja. Mereka terlalu keras kepala, tapi juga.. terlalu imut.

Mereka pergi ke toko yang menjual banyak barang mickey mouse. Yang lainnya melihat-lihat dengan bosan, sangat berbeda dengan Yuri yang dengan riang melihat-lihat di toko yang penuh dengan tikus lucu itu. Dia mencari dengan teliti, tidak membiarkan 1 inci sudut pun terlewatkan. Yang lainnya mengikutinya sambil mengobrol.

“Jadi… Seohyun tidak ikut?” tanya Kyuhyun yang berjalan bersebelahan dengan sooyoung. “Ye. Dia sedang belajar. Aku yakin kau pasti kecewa. Kangen padanya?” tanya sooyoung, menjaga agar suaranya tetap terdengar ceria saat hatinya tidak. “Hmm, untuk apa saat kau ada di sebelahku?” Kyuhyun bergumam tapi tidak cukup jelas untuk sooyoung dengar.

“Apa?” tanya sooyoung. “Ti.. tidak” ujar kyuhyun gugup. “Huff… ini semua membuatku lapar” Sooyoung berkata, mencoba untuk merubah topik. “Kau selalu lapar. Memangnya kapan kau kenyang?” Kyuhyun bertanya, sambil tertawa. “Saat aku mau” jawab sooyoung. “Wah… kalau begitu kau pasti tidak akan pernah mau” ejek Kyuhyun. “Yah!” Sooyoung cemberut sambil memukul legan kyuhyun. “Aigoo… kyeopta…” Kyuhyun berkata dalam hatinya. He mencubit pipi Sooyoung gemas. “Yah! Apa-apaan sih?” protes sooyoung. “Kau terlalu imut…” ucap Kyuhyun, membuat pipi sooyoung memerah.

“Umm… aku tidak tau kau suka belanja, Sica?” Donghae mencoba untuk memulai percakapan. “Tidak terlalu. Tidak ada hal lain yang bisa kukerjakan di dorm” jawab Sica dengan dingin, yang membuat Donghae semakin gugup. “Ummh… kau mau membeli sesuatu nanti?” tanya donghae lagi. “Tidak” jawab Sica pendek.

“Apa yang ingin kau… mm… makan?” Donghae tetap berusaha dan berjuang yang tentu saja sulit dilakukan karena dia berusaha mengobrol dengan seorang ice princess. “Apapun yang lain inginkan. Asal tanpa timun ataupun sejenisnya” Sica menjawab. Donghae berpikir keras untuk menanyakan pertanyaan selanjutnya pada Sica sambil mengerutkan keningnya. “Kyeopta…” batin Sica.

“Taeng… bagaimana kau bisa bertahan memiliki saudari seperti mereka?” tanya Leeteuk sambil menunjuk ke arah  YoonYul, yang sedang mengganggu si penjual dengan pertanyaan-pertanyyan bodoh seperti ‘apa kau menjual kalung yang dibeli khusus oleh Donald untuk Mickey?’ yang pastinya mereka tidak menjualnya, dan yang kedua, Donald tidak pernah membeli kalung utnuk Mickey.

Taeyeon mengangkat bahunya.”Dongsaeng-dongsaengmu jauh lebih buruk” kata taeyeon. “Yah.. kau benar” desah Leeteuk. “Kadang, menjaga mereka ber-8 itu begitu sulit. Aku berpikir kalau aku tidak akan cukup kuat untuk itu” kata Taeyeon sedih.

Leeteuk menepuk kepalanya pelan. “Kau pasti cukup kuat. Karena kau adalah Kim Taeyeon. Kau pasti bisa. Hwaitting!” ujar Leeteuk menyemangati taeyeon. “Keke. Kau benar. Hwaitting!” Taeyeon tersenyum dengan manis. “Aigo… akan kuberkan apapun untuk bisa melihat senyum itu setiap hari” batin Leeteuk.

YoonYul telah berhenti mengganggu si penjaga toko, yang membuatnya menghela nafas lega. “Unnie.. cepat… yang mana yang mau kau beli?” rengek Yoona. “tunggu sebentar, yoong… aku bingung” ujar Yuri. “Ayolah~~” Yoona terus merengek. “Arra. Uhh… andai kau sesabar Minho oppa” keluh Yuri. “Mwo? Apa dia cukup sabar untuk menungguimu memilih-milih barang mickey ini?” tanya Yoona tidak percaya.

“Tentu saja! Dia adalah yang terbaik” puji Yuri sambil membayangkan wajah Minho. “Anni anni anni. Dia tidak bisa! Akulah yang terbaik untukmu unnie…” ucap Yoona. Yuri tertawa. “Nde, nde, yoong… kau adalah yang terbaik. Karena kita yoonyul!” Yuri tersenyum. Lalu dia mengambil sebuah boneka mickey mouse dan mousepad bergambar mickey mouse.

Yang lain berjalan menuju ke supermarket dengan riang, bahagia karena mereka sudah keluar dari istana mickey mouse itu. Mereka bahkan berpikir mereka akan mati dengan kepala yang dipenuhi bayang-bayang mickey mouse kalau Yuri tidak cepat membayar dan keluar. Mereka semua membeli beberapa sayuran dan buah segar, tidak lupa beberapa snack, tentu saja oleh sooyoung. Mereka menghabiskan 2 jam disana.

“Apa? Jadi tiffany sakit?” Siwon bertanya dengan tampang khawatir saat Taeyeon memberitahunya. “Jangan berlebihan, oppa. Dia kan hanya flu. Dia bahkan gak sekarat kok” kata sooyoung. “Tapi… oh my… my tiffany…” ujar Siwon sedih. Yang lainnya mendesah pasrah. “Aku tau kau mencintainya. Tapi dia itu kan hanya flu. Ckck” ucap Kibum sambil menggelengkan kepalanya.

Lalu, mereka memutuskan untuk pergi ke game center yang membuat Kyuhyun sangat senang dan dia meloncat-loncat kegirangan. Mereka menghabiskan 2 jam disana, yang membuat mereka sulit keluar adalah kyuhyun yang bahkan harus diseret keluar oleh para hyung-nya. Note to themselves: Jangan pernah mengajak Kyuhyun ke game center.

“Omo! Handphoneku!” seru Yuri saat tidak menemukan HPnya di dalam tasnya. “Wae?” tanya Jessica. “Handphone-ku. Tidak ada…” ucap Yuri panik. “Apa kau yakin? Bagaimana bisa?” tanya Leeteuk. “Molla… eottokkae…” ujar Yuri sedih.

“Dimana kau terakhir menaruhnya? Coba ingat-ingat” kata Kibum tiba-tiba. Yuri berpikir keras sampai dia mengerutkan keningnya. Kemudian, tiba-tiba dia teringat sesuatu. Yang lain memandangnya penasaran. “Toko mickey mouse…”

Jadi, mereka kembali ke lantai 6, dimana toko itu berada. Untungnya, HP Yuri memang ada disana. Mereka berterima kasih pada pemilik toko yang hanya membalasnya dengan tatapan muak. “Lain kali, hati-hati. Lihat sekitarmu. Jangan hanya terpaku pada tikus jelek itu” ucap Donghae.”Diam! Mickey itu tidak jelek! Dia bahkan lebih tampan darimu!” seru Yuri.

Jessica mendengus. “Bagaimana bisa tikus hitam dan kotor itu lebih tampan dari donghae oppa?” ujar Jessica. “Ooh… Jadi, unnie pikir Donghae oppa itu tampan yaa?” Yoona menggoda unnie-nya. Jessica tersipu. “Annio! Itu… aku… Hanya saja… ngg… Mickey mouse itu lebih jelek. Bukan berarti donghae itu tampan” ujar Jessica gugup.

“Cukup, cukup. Ini sudah terlalu larut. Kita harus pulang ke dorm segera” kata Leeteuk. Yang lainnya setuju. “Sebaiknya kita menggunakan lift agar lebih cepat” usul Kyuhyun.

Jadi, mereka naik lift untuk turun ke lobby. Taoi tiba-tiba, lift itu berguncang dan lampunya mati.  Para yeoja, dan bahkan Kyuhyun dan Donghae berteriak ketakutan. “A-apa… apa yang terjadi?” gumam Taeyeon. “Mungkin lift-nya macet. Tenang, guys… tenang.” Leeteuk mencoba menenangkan dongsaeng-dongsaengnya itu sambil menekan tombol darurat beberapa kali, namun sayangnya, tidak ada respon. “Kurasa kita hanya harus menunggu” kata Siwon.

“Tenang, semuanya! Tenaaaang! Yoona, berhenti menendang-nendang! Sica, berhenti berteriak dengan suara dolphinmu itu! Sooyoung, berhenti…. berhenti makan! Yuri, berhenti bergelantungan di kakiku!!” teriak Taeyeon pada dongsaeng-dpngsaengnya yang tidak bisa diatur itu. “Semuanya, TENANG!!” Taeyeon berteriak dengan suara tingginya, yang berhasil membuat semuanya tenang sambil menutup telinga mereka, menghindari ke-budek-an.

“Hey…lift-nya… berhenti di antara lantai 5 dan lantai 3” ujar Sooyoung di sela-sela waktu makannya, menyadari angka di layar hitam kecil di pojok atas lift dengan angka merah tertulis di dalamnya. Angka 5… lalu 3.. lalu 5… lalu 3… lalu 5… lalu tiba-tiba… 4. Mereka semua terkejut dan terpana. Mata mereka tertuju di satu arah. Di angka tersebut.

“Tapi… tidak ada lantai 4” bisik Kyuhyun, terlalu takut untuk bersuara keras. “Kau salah! Disini ada lantai 4 kok~” seru Sooyoung. “Tidak, sooyoung. Tidak ada lantai 4, setidaknya di mall ini” ucap Jessica. Mata mereka masih tertuju pada layar itu, berharap angka tersebut terganti.

Lalu, tiba-tiba pintu lift mulai terbuka saat sooyoung hendak membantah lagi. Mereka menatap sekitar mereka dengan ekspresi syok dan mulut yang ternganga lebar. Mereka bahkan tidak berani untuk berjalan 1 langkah pun dari tempat mereka. Leeteuk masih berusaha menekan tombol apapun di lift itu, tapi usahanya sia-sia. Mereka hanya punya 1 pilihan, yang pastinya tidak mereka sukai: untuk keluar dan menghadapi apapun di hadapan mereka, di lantai 4, bagian yang hilang dari sebuah mall…

 

-TBC-

tuh kan reader… mana serem sih? Gak serem kan? Nanti author kasih adegan setannya cuma dikit kok~ kekekeke 😀

comment yahhh >.<

Advertisements
Comments
  1. olive says:

    aithor lama update ny ~
    lanjutannya cepetan thor .
    hwaitting !

  2. wellypombob says:

    yah hyoyeonnya gag ada . wkwk . padahalkan lumayan tuh bisa jadi setannya . wkwk #plak
    serem itu author -,-
    kalo yang menghayatikan bisa membayangkannya . wkwk .
    sudahlah lnjutkan saja . daebak 😀

  3. sari says:

    aduh, akhir y author ngepost ni ff jg nunggu y lama tw.
    ya setan y dikit tp yg nama y setan itu serem author.
    ayo author d tunggu y lanjutan y hwaitting!!!!

  4. KyuLee says:

    Author cepet lanjutin ke part selanjut’y diriku tak sabar untu membacanya.. >.<

  5. wellypombob says:

    mwo ? kok jadi gua ? wkwk .
    kan kita merundingkan si Seohyun yang jadi setannya . buahahahaha ~

  6. annyeong.. 😀

    mulai serem nih kayaknya.. >,<
    Aku jadi penasaran..

    Lanjut ya thor.. 🙂

  7. ky93fany says:

    wah gak ada yg serem —
    ckckc, lanjut thor !!

  8. cubbiebie says:

    Baguuusss chingguu…
    Rasa penasaran aku belum terjawab tapii..
    Tentang apa yang terjadi dilantai empat.
    Sepertinya saiia harus sabar menunggu.hohohohoo.

    Seruuu bangett..
    Aku bisa bayangin sikonnya..
    Good job author. .

  9. wellypombob says:

    wkwk . astaganaga , masa ia gua jadi setannya ? jadi cameo aja gua wkwkwkw .

  10. wellypombob says:

    wkwk . seseramkah muka gua joi -,-

  11. wellypombob says:

    ye swt dah luu . wkwk .
    eh mane part 2nyaa , ayo dong sharee .
    susah kalo gua nyari di AF , kan bnyak yang ngeshare -,-

  12. Hwaaa~ sedikit merinding dengernya author .. kyknya ada mistery2 nya gitu deh #plakk *auhtor : lo kgk ngeliat yaa !! genre nya aja mystery*

    lanjuuut authooorr !!

  13. Qiekikwang says:

    Anyeong aq reader bru dsini..
    Wah,,,horror nih chingu…
    Pnasaran crita slanjutnya…Aku lanjut bca part 2’nya dlu yaa,,,

  14. ade says:

    arraso artinya apa ya ?

  15. ayhuELFSONE says:

    ihh,..kok serem sih,..ngeri tw,..ksian unnie2 ku,..eh btw,.d sni yoona unnie sma zpa? kok bkn sma donghae atw leeteuk oppa?…hiks?

  16. ayhuELFSONE says:

    mw baca part 2 tp takut,…hiks,..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s