Story at Seoul School-Love me, please

Posted: March 28, 2011 in Friendship, Oneshoot
Tags: , ,

cast: Eunhyuk. Hyoyeon, Sooyoung.

Hyoyeon POV

Aku masuk ke kelas, dan mood-ku langsung berubah begitu melihat orang itu. Cewek berperawakan tinggi denagn rambut panjang hitam bergelombang dan kaki indah yang membuat para lelaki tergila-gila. Tapi, aku membencinya. Oke, kata benci mungkin terlalu frontal. Pokoknya, aku tidak menyukainya. Isssh… Namanya adalah… Choi Sooyoung.

Mau tau kenapa aku tidak menyukainya? Hmm.. padahal, dulu, sekitar 5 tahun yang lalu, aku dan dia adalah sahabat dekat. Tapi, sesuatu mengubahnya.

FLASHBACK

Aku, Sooyoung, dan Eunhyuk sedang berlari-larian di taman. Tiba-tiba… BRUKK! Sooyoung terjatuh. Ckckck. Mempunyai kaki yang panjang tidak selalu menyenangkan. “Sooyoung… gwenchanayo?” tanyaku dan eunhyuk yang langsung menghampirinya. Eunhyuk ini adalah sahabat kami. Kami bertiga sangat dekat dan tidak terpisahkan. Dan aku… ehem… menyukai eunhyuk.

“Aish…” Sooyoung merintih kesakitan sambil memegangi lututnya yang berdarah. “Aigoo… kau berdarah.” kata eunhyuk cemas. “Gwenchana, hyukkie oppa” kata sooyoung sambil tersenyum. “Apanya yang tidak apa-apa? Ayo, cepat cuci lukamu, lalu diobati” katanya perhatian. Aku sedikit cemburu melihatnya begitu memperhatikan sooyoung. Sooyoung mencoba berdiri, tapi hanya untuk terjatuh lagi. “Aduh… pergelangan kakiku… keseleo” keluhnya.

“Wah…” Eunhyuk tiba-tiba menggendong sooyoung. Bridal style~ “waaa… oppa, turunkan” Sooyoung berseru. “Tapi kau kan tidak bisa berjalan” kata eunhyuk polos. Aku hanya diam saja melihat mereka. “Nde, nde. Tapi, kau menggendongku di punggungmu saja. Bukankah kalau begini berat?” kata sooyoung. “Nde. Tapi, kau sama sekali tidak berat kok” kata eunhyuk lalu menurunkan sooyoung. Kemudian sooyoung langsung merangkulkan tangannya di sekitar leher eunhyuk dan eunhyuk menggendongnya di belakang.

Aku melihat mereka dengan tatapan kesal. Nde, aku cemburu! Akhirnya, eunhyuk mengantar sooyoung pulang sambil menggendongnya. “Gomawoyo, oppa” kata sooyoung sambil tersenyum lalu memeluk eunhyuk. Eunhyuk terlihat kaget tapi tersenyum dan balas memeluk sooyoung. “Hati-hati, sooyoungie. Arasso?” kata eunhyuk. Sooyoung mengangguk lalu masuk ke rumahnya dengan langkah pincang, meninggalkanku berdua dengan eunhyuk.

“Eeh… hyoyeon…” kata eunhyuk, baru menyadari keberadaanku disana. Aku memaksakan diri memberikan senyum termanisku untuknya. “Oppa… menyukai sooyoung ya?” tanyaku. “Eeh…” pipi eunhyuk memerah. “Apa… apa terlihat jelas?” tanyanya khawatir. Aku tertawa melihat tingkah lucunya itu, padahal, di dalam hatiku, aku menangis.

Sejak saat itu, eunhyuk selalu membicarakan sooyoung saat dia bersamaku. Sooyoung, sooyoung, dan sooyoung! Dan sejak saat itu pula, diam-diam aku mulai menjaga jarak dan mulai membenci sooyoung. Hatiku sakit, setiap eunhyuk membicarakan sooyoung. Kenapa harus sooyoung yang menjadi cinta pertama eunhyuk? Kenapa bukan aku? Padahal, di sampingnya jelas-jelas ada seseorang yang selalu ada saat dia membutuhkanku.

“Hyoyeon-ah… temani aku ke mall yuk” ajak Sooyoung suatu hari. “Tidak mau!” ujarku dingin. “Ayolah hyo…” rengek sooyoung. “Issh… aku tidak mau!” seruku sambil dengan kasar menepis tangannya. Dia menatapku dengan melongo. “Ya!! Hyoyeon! Kenapa kau begitu pada sooyoung?!” bela eunhyuk. See? Seakan-akan hanya sooyoung yang paling benar.

“Aku hanya tidak mau! Jangan memaksaku! Kenapa sih eunhyuk, kau selalu membela sooyoung?! Dia bukan orang yang selalu benar!” seruku frustasi. Mereka menatapku bingung. Dengan bercucuran air mata, aku meninggalkan mereka. Sejak itu, hubunganku dan sooyoung tidak pernah sebaik dulu.

Suatu hari…

“Eunhyuk, kau mau kemana? Kenapa pada menangis?” tanyaku bingung, melihat eunhyuk dan sooyoung yang menangis di depan rumah eunhyuk. “Hyoyeon… hyukkie oppa… akan pergi ke Jepang. Dia akan meninggalkan kita” tangis sooyoung. Aku terkejut dan sedih. Spontan, aku langsung menangis. Eunhyuk memelukku. Pelukannya hangat dan nyaman. “Mianhae, semuanya. Tapi, aku yakin suatu hari, kita pasti akan bertemu lagi” ucap eunhyuk di tengah tangisannya.

End of flashback

Well… siapa yang sangka, suatu hari yang dimaksud eunhyuk itu hari ini? Aku sendiri pun tidak menyangka.

Sooyoung tersenyum sedikit ke arahku, yang kubalas dengan tatapan sinis. “Ckckck. Semakin hari semakin jadi saja. Setiap hari selalu bermesraan. Padahal, Onew itu ketua OSIS” ujarku sinis. “Ya! Tidak ada urusannya denganmu!” bentak Onew. “Wae? Kau iri? Makanya, cepat cari pacar” ledek sooyoung. Aku baru hendak akan membalasnya, saat sonsaengnim datang. Grrr… tunggu pembalasanku nanti!

“Harap tenang anak-anak!” seru sonsaengnim. “Hari ini, kita ada murid baru, pindahan dari Jepang. Nah, silahkan masuk” kata sonsaengnim. lalu, seorang anak laki-laki dengan rambut coklat gelap yang ditata berantakan, dan dengan wajah yang cute masuk. Omo.. omo… OMO!

“Annyeong haseo… Lee Hyuk Jae imnida. Kalian bisa memanggilku Eunhyuk. Manassobangapsumnida” katanya sambil tersenyum, lalu matanya melebar, melihat ke arahku dan sooyoung. “Hyo… hyoyeon? Sooyoung?” tanyanya tidak percaya.

“Eun… eunhyuk…” ujarku. Suaraku sepelan bisikan, berbeda dengan sooyoung yang langsung berteriak dan melompat berdiri. “Hyukkie oppa!!” serunya gembira. Dia pasti sudah berlari dan memeluk Eunhyuk kalau saja sonsaengnim tidak menegurnya dan menyuruhnya kembali duduk. Eunhyuk akhirnya disuruh untuk duduk 2 bangku di depanku.

Aigoo… Eunhyuk-ku… yang sudah 5 tahun tidak kulihat. Eunhyuk yang sangat kusayangi, bahkan sampai sekarang. Eunhyuk yang… merupakan cinta pertamaku, kini kembali lagi. Dan… eunhyuk tidak akan bisa bersama sooyoung lagi, karena sooyoung sudah bersama onew.

Kriiing… Bel istirahat~

Aku dan Sooyoung langsung menghampiri eunhyuk. “Aigoo… kapan kau kembali dari Jepang?” “Kenapa kau tidak memberitahuku?” “Bogoshippeoyo!” “Suatu kebetulan kita bersama lagi!” seruku dan sooyoung bersamaan. “Woo woo woo… tenang tenang…” Eunhyuk berseru sambil tersenyum. “Aku baru kembali dari Jepang kemarin. Akutadinya hendak memberitahu kalian hari ini, ternyata kita semua malah satu sekolah. Bahkan satu kelas!” katanya sambil tersenyum lebar.

“Kau tambah tinggi saja, sooyoungie…” ujarnya sambil mengacak-acak rambut sooyoung. “Oppa juga bertambah tinggi dengan pesat! Padahal, dulu kau tidak sampai seginiku” katanya sambil menunjuk ke hidungnya.

“Sooyoung~” panggil seseorang. Sooyoung menengok dan langsung memeluk si pemanggil yang tak lain tak bukan adalah namja chingunya, Onew. Eunhyuk membeku di tempatnya melihat mereka berdua berpelukkan.

“Oh iya… Onew oppa, ini adalah hyukkie oppa, teman masa kecilku yang baru kembali dari Jepang” ujar sooyoung. Onew mengulurkan tangannya. “Lee Jin Ki imnida. Panggil saja Onew.” katanya sambil tersenyum. “Lee Hyuk Jae imnida. Eunhyuk” kata eunhyuk kaku. “Ngomong-ngomong… kau ini… siapanya sooyoung? Sahabat dekat?” tanya eunhyuk lagi.

“Ah… Onew oppa ini… nae namja chingu” ujar sooyoung sambil tersenyum yang membuat eunhyuk tampak sedikit syok. Tapi, eunhyuk cepat-cepat menutupinya. Aku menonton drama singkat ini dengan santai di sebelah eunhyuk. “O..oh… Chukkaeyo.. Aigoo… uri sooyoung sudah besar sekarang” ujar eunhyuk sambil mengacak-acak rambut sooyoung lagi. “Hyoyeon.. temani aku keluar sebentar. Aku masih belum mengenal sekolah ini. Annyeong onew, sooyoungie…” kata eunhyuk cepat-cepat lalu menarik tanganku.

“Jadi dia… namja chingunya Sooyoung?” tanya eunhyuk. “Nde. Mereka cocok ya? Sangat serasi” ujarku. Eunhyuk diam saja. Dia mendesah. “Kalau begitu… memang sudah tidak ada kesempatan untukku” ucapnya sedih. “Apa… kau masih begitu mencintainya sampai sekarang?” aku bertanya. Dia mengangguk sedikit. Apa… memang tidak ada kesempatan untukku?

Sejak itu, Eunhyuk sedikit menjaga jarak dengan sooyoung. Dia menjadi sangat dekat denganku. Dia bilang dia mau melupakan sooyoung. Tapi… tidak apa. Walaupun sebagai pelampiasan, aku bahagia bisa bersamanya. Karena aku.. mencintainya.

6 bulan sudah aku dan eunhyuk selalu bersama-sama. Tak terpisahkan. Bahkan, kami bertiga, Aku sooyoung dan eunhyuk, sudah seperti kembali ke masa kecil kami, saat kami selalu bersama-sama. Eunhyuk mengakui, dia sudah berhasil melupakan sooyoung. Dan aku pun… sudah tidak ada alasan membenci sooyoung lagi.

Sooyoung suatu hari bertanya kepadaku, apa aku salah makan obat. Dulu, tiba-tiba aku membencinya dan sekarang tiba-tiba aku tidak membencinya lagi. Aku hanya tertawa dan mengatakan padanya “Sudahlah, itu masa lalu.”

Lalu suatu hari, hari dimana aku paling berbahagia…

“Eunhyuk… apa kau benar sudah melupakan sooyoung?” tanyaku padanya. Dia menatapku. “Nde. Aku sudah bisa melupakannya” ujarnya. “Itu… waktu yang cepat untuk melupakan seorang cinta pertama” ucapku karena sudah bertahun-tahun dan aku masih belum bisa melupakan eunhyuk.

“Aku bisa melupakannya… karena… aku sudah mencintai seorang yang lain” ujarnya. Hatiku seakan tertusuk duri. Kini, siapa lagi sih yeoja yang beruntung itu? Saat eunhyuk sudah melupakan sooyoung… malah datang lagi seorang yang lain di hatinya.

“Wah… kau cepat jatuh cinta” ucapku, memaksakan sebuah senyuman. “Kekeke. Aku tidak bisa tidak mencintainya. Dia selalu ada saat aku membutuhkannya. Dia selalu menemaniku saat senang maupun sedih. Dia bernama… Kim Hyoyeon” ucapnya sambil menatap dalam mataku. Mwo?? Apa aku tidak salah dengar?

“A… aku?” tanyaku. Dia mengangguk sambil tersenyum. “Hyoyeon-ah… saranghae…” ujarnya. kata-kata yang selalu ingin aku dengar darinya. “Na… na do saranghae” kataku. Air mataku sudah mengalir keluar. Dia menghapusnya. “Aigoo.. kenapa kau menangis?” tanyanya. Aku menggeleng. “Aku hanya… sangat senang” ucapku. Dan sejak saat itu, aku miliknya dan dia milikku.

Tapi, suatu hari, ketika kami bertiga pergi ke taman, aku melihat eunhyuk terus menatap sooyoung tanpa berkedip. Oke, kuakui saat itu sooyoung memang sangat cantik. Tapi, apa eunhyuk harus menatapnya sampai seperti itu di depan yeoja chingunya?

“Kau… apa kau masih menyukai sooyoung?” tanyaku dingin padanya yang membuatnya terkejut dan menatapku. “Annio… aku sudah melupakannya. Aku hanya mencintaimu” katanya. “Tapi… cara kau menatap sooyoung…” Kata-kataku dipotong oleh pelukannya. “Na neon saranghae, Hyoyeon-ah… Percayalah padaku” ucapnya. Aku bisa mendengar ketulusan dari kata-katanya dan akhirnya aku mengangguk.

“Ah… apa kalian keberatan kalau aku mengajak Onew?” tanya sooyoung, membuat kami melepaskan pelukan kami. “Oh, gwenchana.” jawab eunhyuk. “Bagus!” seru sooyoung sambil bertepuk tangan dan tiba-tiba Onew sudah berada di sampingnya (?)

Jadi hari itu, kami ber-4 bisa dibilang.. umm.. apa yah itu sebutannya… date… date… ah! double date! Kekeke. Tapi, tidak sepenuhnya double date karena Onew dan sooyoung memisahkan diri untuk berjalan berdua saja. Jadi, tinggallah aku dan eunhyuk berdua di taman.

“Eunhyuk! Coba kau lihat it-” “Hyoyeon-ah…” panggil eunhyuk sambil menggenggam tanganku. “Hmm?” jawabku. “Panggil aku oppa..” ujarnya. “Wae? Umur kita kan tidak beda jauh” ujarku.

“Tapi aku ini kan namja chingumu!” protesnya. “Lalu?” tanyaku polos. Dia mencubit pipiku. “Pokoknya kau harus memanggilku oppa!” katanya ngotot. “Kalau aku tidak mau?” kataku juga ngotot. “Issh… kau ini…” gumamnya sambil cemberut. Aku tertawa melihat wajahnya yang lucu. “Coba saja kejar aku! Kalau kau berhasil menangkapku, aku akan memanggilmu oppa” tantangku. Lalu aku mulai berlari mengelilingi taman dengan eunhyuk yang mengejarku dari belakang.

Setelah beberapa menit berlari, aku menengok ke belakang. “Eunhyukk!!” seruku sambil menghampirinya yang jatuh terduduk di tanah. “Gwenchanayo?” tanyaku khawatir. Tapi, dia tersenyum licik dan menggenggam lenganku. “Nah.. kena!” serunya dengan nada kemenangan. “Ah… kau curang!” protesku. “Pokoknya aku sudah menangkapmu. Sekarang… panggil aku oppa” ujarnya. Aku akhirnya mengalah. “Nde, eunhyuk oppa…” kataku. Dia tertawa dan aku juga ikut tertawa.

Hidup terasa lebih ringan sekarang. Aku mendapatkan cinta pertamaku, dan aku sudah berbaikan dengan sooyoung sekarang. ~~

The end…

Advertisements
Comments
  1. olive says:

    yeah ~
    finally you update it .
    i’ve been waiting for 3 days .
    kekeke .
    unyuk with hyoyeon jjang !

  2. sari says:

    wah author keren nich
    hohohohohho
    akhirnya cinta y terbalas jg

  3. cubbiebie says:

    Bagusss baguusss.
    Gitu dung hyeyeon.. Jangan jutek jutek ama soo unnie.hehehe
    Ternyata karana eunhyuk toh mereka jadi bertengkar..
    Tapi untung mereka suda baikan.
    Ayooo lanjudlan dunkk..hehehe

  4. wellypombob says:

    asik eunhyuk sama hyo . yuhuu ~
    asik author .
    jjang !
    daebak . kekeke ~

  5. lathatytula says:

    annyeong.
    ak new reader disini.
    lia imnida.^^

    hwaa.
    pas bca langsung suka ama ff ini.
    keren.
    aku suka castnya.
    hyohyuk jjang.
    hyoyoung daebak.
    wkwk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s