(Drabble) Broken Promise

Posted: March 1, 2011 in Uncategorized

Oke… Author proudly presents… BROKEN PROMISE, the story of Taeyeon and Leeteuk from Friendship Remedy. Happy reading ^^

Leeteuk POV

Aku sudah tak sanggup menahan air mataku. Setetes demis setetes, perlahan, lalu semakin lama semakin deras, air mataku jatuh membasahi pipiku. Kutatap dia yang sedang tersenyum manis, di dalam bingkai kaca sebuah foto. hatiku seakan hancur… remuk.. dan sebagian jiwaku sepertiya sudah pergi bersamanya.

Dia tidak menepati janjinya. Menepati janji bahwa dia akan menjadi orang pertama yang kutemui, setelah aku pulang dari wamil. 2 tahun sudah aku tidak bertemu dengannya. Dan sekarang… kenapa kami justru bertemu dengan cara seperti ini?

Pluk! Sebuah tangan diletakkan di bahuku. Aku menoleh, ke arah si pemilik tangan tersebut. “Yang tabah, hyung”. Itu sahabatku, Donghae, yang berusaha menenangkanku. Tapi kulihat, dia sendiri pun habis menangis. Aku melihat ke arah mereka semua. Ke-7 sahabatku, yang semuanya menangis tak karuan. Terutama Jessica, yang paling dekat dengan Taeyeon. Nde. Taeyeon… yeoja chinguku ini… yang sudah pergi mendahuluiku.

FLASHBACK

Author POV

“Kkaja!! Cepat dong!” seru Taeyeon tak sabar, pada teman-temannya. “Sabar, onnie! Leeteuk oppa kan sampainya masih 1 jam lagi” ucap Yoona sambil masih mantengin laptopnya.

Gee gee gee gee baby baby baby. HP Taeyeon berbunyi. “Yeoboseyo? Sooyoung-ah?” sapa Taeyeon lewat telepon. “Ah, nde” kata taeyeon lagi. “Yoona… ayo kita bersiap sekarang. Sooyoung dan Kyuhyun, juga Donghae dan Sica akan menunggu kita di terminal” kataku padanya.

Yoona mengangguk. Lalu, aku dan dia pergi ke kamar Minho. “Miiinhhhoooo!” seruku tak sabar. Tapi, belum selesai aku berteriak, dia sudah muncul di ambang pintu. “Kkaja!” seruku. Dia mengangguk lalu mengikutiku dan Yoona keluar.

Hari ini Leeteuk akan pulang dari wamil 2 tahun-nya. taeyeon, yang akhirnya berhasil sabar menunggu selama 2 tahun sangat bersemangat untuk bertemu lagi dengan namja chingunya.

“Waktu berjalan cepat ya” ujar Minho. “Nde. Sooyoung dan Kyuhyun… sudah menikah. Bahka sooyoung sedang hamil sekarang” jawab taeyeon. “Eeh? Sooyoung onnie sudah hamil?” seru yoona terkejut. “Nde. apa dia tidak memberitahumu? Baru 2 minggu yang lalu dia dikabarkan positif hamil” ujar taeyeon. “Aigoo… dia sebentar lagi akan jadi omma!” ucap Minho bahagia. “Yep. Dan kau akan dipanggil ahjussi nanti. Kekeke” ledek yoona. “Mwo? Ah, shireo! Aku pasti terlalu tampan untuk dipanggi ahjussi, Yoona ahjumma” ledek Minho balik. Kyuhyun sepertinya sudah berhasil meracuni namja kalem ini.

Mereka sampai di terminal. Disitu, sudah ada Donghae dan Sica. Mereka melambai pada suami-istri yang baru menikah minggu kemarin itu. Mereka menyempatkan diri menjemput leeteuk sebelm besok, akan pergi berbulan madu di Seattle.

“Donghae! Sica!” sapa Yoona ke arah mereka. “Ah! Annyeong!” sapa donghae. Sica dan Taeyeon berpelukan, sementara Donghae menjabat tangan Minho. “Ah, uri yoona sudah besar!” ucap Donghae. “Keke. bagaimana dengan kalian?” tanya Yoona. “Kami masih tinggal di rumah orangtua Sica. Tapi, sepulang dari Seattle, mungkin kami akan menyewa apartemen atau membeli rumah sendiri untuk keluarga baru kami” jelas donghae.

“Hei! Tuh kan sudah berkumpul semua!” seru Sooyoung, yang tiba-tiba datang. “Onnie!” sapa Yoona bahagia sambil memeluk onnie-nya itu. “Yoona-ah! Annyeong semuanya” sapa sooyoung balik. “Ehem… jadi… kalian ini calon appa dan omma?” ujar taeyeon. “Mwo??” ujar donghae dan sica terkejut.

“Omo! Apa kau hanya memberitahuku?” gerutu taeyeon. “Sooyoung… kau…” “yep. 2 minggu yang lalu dan sebentar lagi, aku akan dipanggil appa!” ujar Kyuhyun bangga. “9 bulan itu bukan waktu yang sebentar, Cho Kyuhyun” koreksi Sica.

“Sebaiknya kurangi permainan game kalian” nasehat Minho. “Uwaah… dongsaeng dilarang menasehati hyung-nya!” kilah Kyuhyun. “Wah, aku jadi penceramah sekarang, Minho” timpal sooyoung. “Ya! Minho benar! Bagaimana nasib anak kalian nanti? Kalau saat dia lapar, orangtuanya malah sibuk mengadu Winning Eleven!” omel taeyeon, yang gaya ahjummanya mulai keluar.

“Kekeke. Tenang saja onnie. Aku pasti akan menjaga anak ini dengan baik” ucap sooyoung, yang terasa naluri keibuannya. “Tentu saja! Anak ini harus jago bermain game seperti appa dan ommanya” timpal kyuhyun. “Ya!” omel Taeyeon, memukul pundak kyuhyun. “Bercanda… bercanda. Tentu saja akan kujaga anak ini! Biar sampai aku harus mati, akan kujaga dia dan istriku tercinta ini” ujar kyuhyun, gombal tapi tulus (?)

“Itu… Leeteuk kan?” tanya Yoona ragu, menunjuk ke seberang jalan, ke arah seorang namja yang baru saja turun dari bis. Seketika, mata taeyeon melebar. “itu dia!” serunya sangat bersemangat. Di pikirannya hanya ada Leeteuk, namja chingunya yang selama ini dia tunggu. Namja yang dicintainya, namja yang membuatnya berlari menyeberang jalan, namja yang membuatnya tidak memerhatikan apapun, termasuk mobil jip yang sedang melaju cepat.

“TAEYEON ONNIEEE!!! AWAAASSS!!” seru Sica, yang pertama kali menyadari. Tapi, terlambat. Perhatian taeyeon hanya tertuju pada leeteuk. Ckiiitt! BRUKKK!!!

End of Flashback

Leeteuk POV

Andai waktu itu aku menyelamatkannya. Andai waktu itu aku langsung menyeberang menghampirinya. Ini pasti tidak perlu terjadi. Aku pasti masih bisa bersamanya sekarang. Makan bersamanya, jalan-jalan, melepas kerinduan kami.

Aku sedang berjalan gontai menuju rumahku. Air mataku sudah terkuras habis sejak tadi siang, menyisakan mataku yang nanar dan bengkak. Ucapan semangat dan hiburan dari teman-temanku pun tidak mengurangi kesedihanku sedikit pun. Aku menghea napas, menatap langit malam.

Tring! Ada bintang yang bersinar. Tepat saat aku menatapnya, angin malam berhembus pelan, mengantarkan suara-suara rumput yang bergoyang dan gemericik air sungai Han. Tapi, ada suara lain. Oppa, maaf aku tidak menepati janjiku. Aku terpaku. Apa telingaku sudah tidak berfungsi seperti seharusnya atau bagaimana?

Aku hentikan langkahku. Berhubung sudah larut malam, sudah tidak ada lagi orang yang berlalu-lalang di jalanan. Aku kembali menatap bintang itu. Entah kenapa, sinar bintang itu begitu menarik perhatianku. Sekali lagi, angin itu berhembus. Oppa, berbahagialah. Aku tersenyum. Sambil memandang ke langit, ke arah bintang itu, aku berteriak “KIM TAEYEON! SARANGHAEEE!” Aku yakin, kalau aku bisa mendengarnya, dia pasti bisa mendengarku.

Dan… lirih.. selirih bisikan lembut, seperti bukan suara manusia, tetapi aku tau bunyi suara itu. Na do saranghae.

FLASHBACK

“Oppa, apa kau suka bintang?”

“Anni. Biasa saja”

“Hm, begini. Kalau suatu saat kau melihat bintang, dan sinar bintang tersebut membuatmu terus menatapnya, ingatlah. kalau bintang itu aku”

“Sejak kapan kau jadi puitis begini?”

“Ya! Aku serius, oppa! selamanya, ada ataupun tak ada, aku akan selalu berada di sisimu.”

“Sebagai bintang?”

“Sebagai bintang! Sebagai matahari, sebagai angin, air, bunga… sebagai semuanya. Hanya saja… bukan sebagai Kim Taeyeon”

 

comment-nya plis… akhir2 ini dikit yang komen… author jadi sedih 😦

abis ini author mau fokus kembali ke Melodies of Life… di chapt 4, bakal ada mulai konfliknya dan… cerita sebenarnya akan baru dimulai!

Melodies of Life chapter 4-The real beginning (teaser)

“Oppa, kenapa kau selalu menolongku?” tanya Seohyun. “Molla. Mungkin…. karena… aku mencintaimu” jawab Key lirih. “Mwo?”

———-

“Jangan… itu…” Drzzzzz…. zzzztttt… “AAAAAA” “Seo.. Seohyun!!”

———-

Aku terjatuh dengan bunyi gedebuk keras. Ouch… jangan sampai tulangku ada yang patah. “Ah… gwenchanayo?” tanya seseorang khawatir. “Gwe.. gwenchana” kataku sambil mengelus-ngelus kepalaku. Aku menatap orang yang menanyakanku. Aku terkejut. Sosoknya kabur dan seperti transparan, tembus cahaya dan bersinar keemasan. Seperti seorang malaikat. “Apa aku sudah mati?” gumamku

———-

Advertisements
Comments
  1. olive says:

    nangis baca nya .
    leeteuk kasian .
    author kejam .
    wkwk .
    ditunggu karya selanjut ny (y) .

  2. wooaa..

    *terharu*

    so sweet banget..
    tapi sayangnya menyedihkan.. T_T
    Leeteuk oppa kasihan amat.. 😦

  3. cubbiebie says:

    Akhirnya yang ditunggu tunggu.

    Terharu bangettt bacanya. Tapi kenapa harus taeng.. Kenapa??? Kenapa???
    *sok mendramatisir.
    Kasian banget leeteuk belum sempat melepas rindu sudah harus kehiilanhan taeng dan harus liat taeng ketabrak didepan matanya pula.
    Bener bener kasian leeteuk..

    Good story author-

    • thejoice says:

      kenapa hrus taeng? kenapa ga author aja? eh jangan… nanti yang ngelanjutin ffnya sypa dong? kekeke

      iyah… teukkie oppa kasian.. jadi gak tega deh… >.< hehe gomawo ^^

  4. 93fanny says:

    sbenernya gw lgi suka TaeSu joice ! heheh

  5. cubbiebie says:

    Iyyaaa jgnn author. Ntr g ada yg nerusin ffnya.
    Hehehehe

    Sama sama ^^

  6. wkwkwkwkwkwk
    πŸ™‚
    pembicaraan pun di catat …
    py gpp lucue … n isa wath kontak informasi…
    tae yeon kasihan si dia nangisin u …
    klihatanyya dia cinta sejati mue
    ahh aq gag usah ikut2
    heheheehehehehehe

    sroup SNSD apa kabar nich ,,..???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s