Friendship Remedy (part 7)

Posted: February 6, 2011 in Friendship, Romance
Tags: , , , , , , ,

NO COPYCATER! BE CREATIVE!!

(MENGAMBIL KESELURUHAN CERITA, INTI CERITA, KALIMAT-KALIMAT DALAM CERITA)

 

Author POV

Changmin dan Yoona kembali ke depan wahana roller coaster, tempat teman-teman mereka menunggu.

“Jadi?” tanya Taeyeon penasaran. “Jadi apa?” tanya changmin bingung. Minho memutar bola matanya “Bagaimana, kelanjutan hubungan kalian?” tanya tak sabaran.

Changmin dan Yoona berpandangan satu sama lain. Yoona membuang muka “Molla” jawabnya singkat lalu menghampiri Kyuhyun.

Mereka semua melongo melihatnya. “Ja.. jadi..?” tanya Sooyoung tidak percaya. “Masa sudah berakhir sih?” ucap Ssica gusar, takut kalau semua ini salahnya.

Changmin dan Yoona tidak merespon. Malah, Yoona menutup mulutnya untuk menahan tawanya. “Yoona.. apa, benar-benar sudah putus?” tanya Kyuhyun.

“Molla” jawab Yoona lagi. “Sudahlah. Kita kesini kan untuk bersenang-senang. Ayo, kita cari wahana lain” ajak changmin. “Ya! Jangan bengong saja dong! Kkaja!” omel changmin saat teman-temannya hanya diam di tempat. “Nde. Anggap saja kita bersenang-senang untuk menghibur hatiku” ucap yoona, memasang tampang sendu. Dia memang sangat jago acting.

Donghae POV

Yoona dan Changmin… pasangan terromantis di seluruh jagad raya ini, masa putus? Gara-gara apa?

Tapi, untuk apa aku memikirkannya, sementara masalahku sendiri saja belum selesai? Bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan supaya Jessica memaafkanku?

Kami sedang naik… ah, aku lupa nama wahananya. Pokoknya kami naik sebuah perahu panjang dan dengan tenang mengalun di sepanjang sungai buatan. Setelah menguji adrenalin kami tadi, main di wahana ini membuatku sangaaaat nyaman.

Aku menoleh ke arah Jessica, yang sedang memainkan dayung di sisi kanan perahu. Riak air memercik di sekitarnya, membasahi sedikit rambutnya yang pirang. Dia tersenyum dengan lembut. Aku ingat, dia memang suka sekali main air, mengingat berapa lamanya dia kalau di toilet.

Aku baru sadar, Jessica itu cantik. Sangat cantik. Aku lalu menoleh ke sooyoung, yang sedang menatap Kyuhyun. Dia memainkan bajunya dengan bosan.

Sooyoung juga cantik. Sangat cantik. Aku mencintainya. Tapi, ada sesuatu yang Jessica miliki dan sooyoung tidak. Apa ya? entahlah. Sesuatu itu tidak bisa dijelaskan. Seperti sesuatu yang sooyoung miliki, dan yeoja lain tidak. Yang membuatku begitu mencintainya.

Aku terus memperhatikan ssica. Kulitnya yang putih dan halus, wajahnya mulus, matanya juga indah. Rambutnya. Rambutnya yang pirang tergerai membingkai dengan manis wajahnya yang cantik. Aku baru menyadari, betapa cantiknya yeoja ini.

Tapi, aku malah menyia-nyiakannya. Padahal, aku begitu beruntung dia mau mencintaiku. Aku malah menyakiti hatinya.

“DONGHAE OPPAAA!!” teriak sooyoung di kupingku dengan suara 3 oktafnya, membuat semuanya menengok, tak hanya aku.

“Kau ini… aku tidak tuli tau! Tak perlu berteriak dong” gerutuku sambil mengusap-usap kupingku yang aku syukuri, ternyata masih berfungsi.

“Kau tidak tuli?? Kupanggil 4 kali dan kau bilang kau tidak tuli?” katanya sambil cemberut. Aneh… padahal aku tidak pernah menyuekinya. Aku selalu siap sedia disaat dia memanggilku.

Tapi, sekarang aku tidak menghiraukannya… dan itu semua karena aku memperhatikan jessica. Apa aku menyukainya? Apa akhirnya… cinta yang dia nanti-nantikan itu perlahan tumbuh?

“Tuh kan! Oppa bengong lagi! Memandang ke arah ssica onnie mulu” kata sooyoung lagi. “eeh? Mwo? Annio! Aku tidak memandangnya” kilahku, tapi… argh sial! Kurasakan wajahku panas, pertanda pipiku memerah.

“Kau cemburu sooyoung?” goda yoona. Sooyoung membelalakan matanya “Mwo?? Untuk apa aku cemburu? Aku kan bukan siapa-siapanya. hanya teman kok” katanya.

Hanya teman. Nde, tentu saja. Kutatap lagi jessica, dan dia juga sedang menatapku. Sejenak, mata kami bertemu. Ada kesedihan di matanya. Kesedihan yang tidak ingin kulihat. Aku ingin melihatnya tersenyum, bukan bersedih.

-End of POV-

Jessica POV

Donghae oppa… memandangiku? Apa iya? Ah, tidak mungkin. Dia pasti memandang yang lain, bukan aku. Walaupun aku berharap memang iya.

Aku menatapnya lalu, dia juga menatapku. Sejenak mata kami bertemu dan selama sepersekian detik aku menatap matanya yang tajam, seakan tidak pernah bisa terselami.

Aku jadi sedih. Mengingat 4 bulan terakhir ini. Walaupun dia tidak pernah mencintaiku dengan tulus, banyak kenangan indah yang sudah terjadi antara aku dan dia.

Apa ini semua akan berakhir begitu saja? Jujur, aku tidak rela. Semua kenangan itu begitu manis. Terlalu indah untuk dilepas begitu saja. Jalan-jalan bersama mengelilingi komplek apartemen, pergi ke taman bersama, dan banyak lagi.

“Habis ini kita naik bianglala yuk!” ajak Yoona semangat, membuatku langsung mengalihkan tatapanku dari Donghae. “Nde” angguk yang lain setuju. “Tapi… aku yang tentukan pasangan-pasangannya ya?” pinta changmin.

Semuanya heran, begitu juga aku. “Kenapa harus begitu?” tanya Minho curiga. “Aku… tidak mau bersamanya. Pokoknya aku yang tentukan. Tidak masalah kan?” katanya, sambil menunjuk Yoona saat berkata ‘tidak mau bersamanya’

“Untuk apa sih? Tinggal pisahkan kau dengan yoona, tidak usah menentukan yang lain juga kan” jawab sooyoung enteng. “Ayooollaaahhh” ucap Changmin, mengeluarkan aegyo-nya.

Sooyoung memutar bola matanya. Dia tidak pernah mempan dengan aegyo seperti apapun. Tapi, taeyeon mengangguk “Arasso, changmin-ah” katanya yang memang mudah luluh.

Kyuhyun POV

“Nah, yang pertama itu Taeyeon, aku, Kyuhyun, dan Sooyoung. Lalu Yoona, Minho, Donghae, dan Jessica.” jelas Changmin.

“Mwo? Kenapa aku harus bersamanya?” tanya Kyuhyun sambil menunjuk sooyoung. “Cih, aku juga tidak mau bersamamu! Yoona, tukeran saja yuk” pinta sooyoung.

“Chakkaman! Aku kan tidak mau bersama yoona!” protes changmin. “Yasudah, tukeran saja kau dengan yoona.” ucap sooyoung. Changmin memutar bola matanya “Sama saja kau akan bersama kyuhyun” jelasnya.

“Kalau begitu….” protesku itu langsung dipotong oleh yoona “Yasudahlah. Ayo cepat kita antri” ucapnya. Yah… aku sebenarnya senang sih, Sooyoung tidak bersama donghae.

Aku masuk ke dalam bianglala itu. Mau tak mau, aku duduk bersebelahan dengan sooyoung, karena changmin dan taeyeon noona sudah mengambil tempat.

“Wah, pemandangannya indah ya” ucap changmin. Dia melotot pada taeyeon noona, entah apa maksudnya aku juga tidak mengerti. Tapi, taeyeon noona yang jalan pikirnya lebih lambat dariku mengangguk kecil dan mulai melihat-lihat pemandangan. Aneh, kok taeyeon noona mengerti dan aku tidak? Apa aku semakin bodoh?

Suasana jadi canggung, karena changmin dan taeyeon noona sibuk memotret dan melihat pemandangan di bawah sedangkan aku dan sooyoung hanya diam, tidak tau apa yang harus kami lakukan.

“Kau…” ucapku dan sooyoung bersamaan, membuat changmin dan taeyeon noona menengok ke arah kami. “Kau duluan” kataku. ‘Annio. Kau saja” katanya.

“Kau duluan!” protesku, karena aku tidak tau apa yang harusnya kukatakan. ‘Shireo. Kau duluan!” ucapnya keras kepala. Akhirnya, aku menarik napas. Dia ini memang keras kepala sekali.

Aku ragu-ragu pada apa yang akan kukatakan. Taeyeon noona dan changmin sudah membalikkan badan untuk melihat pemandangan lagi.

“Jadi sekarang kita harus bagaimana?” tanyaku padanya. “Bagaimana apanya?” tanyanya balik. “Kau dan aku. Apa… kau.. masih mencintaiku?” tanyaku padanya sambil menunduk, kurasakan jantungku berdebar dengan kencang. Kumohon Tuhan, biarkan dia menjawab iya…

Dia tidak menjawab, jadi aku menatapnya, dan melihatnya juga menunduk. “Kenapa diam? Apa itu artinya tidak?” tanyaku, setengah berdoa supaya jawabannya bukan tidak.

Dia menggeleng dengan kuat. Tanpa sadar, aku menghembuskan napas lega. “Aku… entahlah. Aku tidak tau” jawabnya. “Apa kau cemburu?” tanyaku padanya.

Dia kaget, dan spontan menatapku. Kulihat wajahnya memerah. Ah, manis sekali. “Tentu saja!” jawabnya lantang, membuatku mengangkat sebelah alisku. Kupikir dia akan mengelak

“Melihat kau dekat dengan yoona seperti itu, mana mungkin aku tidak cemburu! Aku kan yeoja chingumu! Belum lagi… yoona itu cantik dan jauh lebih sempurna dariku” serunya.

Aku terkejut. Dia bisa-bisanya marah padaku, padahal dia sendiri jelas-jelas berciuman dengan donghae! Berciuman dengannya 2 kali! Jessica yang menceritakan padaku bahwa dia melihat sendiri Donghae mencium sooyoung, yang dia balas dengan senyuman!

Aku hendak mengeluarkan semua emosiku, tapi melihat wajahnya itu, aku tidak sanggup. Akhirnya aku hanya berkata “Kau benar. Yoona memang jauh lebih sempurna darimu” Kyuhyun babo! Bukan itu yang ingin kukatakan.

Yang ingin kukatakan adalah “Bagaimana dengan kau?! Kau berciuman dengan donghae!! Masalah aku dan yoona, yeah… yoona memang lebih cantik dan sempurna, tapi aigooo choi sooyoung! Yang aku cintai ini kau!” tapi sulit sekali untuk mengatakan kalimat-kalimat itu.

Dia terperangah. “Kalau begitu pacaran saja dengannya!” ucap sooyoung kesal. Aku tak tau, kata-kata itu begitu dalam dan membuatnya tersinggung. Karena, kulihat matanya sudah mulai merah. Argh, Cho Kyuhyun! Kau membuatnya menangis LAGI!

“Mianhae… bukan itu maksudku” kataku. Dia membuang muka “Aku tau. Aku ini memang tidak cantik, seperti yoona. Ternyata kau ini memang hanya playboy yang suka memainkan wanita ya!” seru sooyoung.

Hei, aku tidak serendah itu! “Mwo?? Bukankah kau juga seperti itu?!” seruku panas. “Apa kau bilang!? Aku tidak seperti itu! Aku heran, bagaimana yoona mau denganmu. Seleranya buruk ternyata” ucap sooyoung sinis.

“Emmm… aku tidak ingin mengganggu urusan rumah tangga orang lain. Tapi, jangan bawa-bawa yoona. Oke?” ucap changmin. Yeah, orang ini pasti masih mencintai yoona. Aku jadi tidak enak.

Aku dan sooyoung tidak melanjutkan pertengkaran kami lagi. Apa semuanya harus berakhir sekarang? Seperti ini? Argh, aku tidak rela kehilangan dia!

Jessica POV

Suasana di bianglala ini canggung. Yoona dan Minho mengobrol berdua, sedangkan aku dan donghae? Yeah. Diam saja. Aku tidak tau apa yang harus kukatakan.

Syuuuuu… angin berhembus cukup kencang, menerbangkan rambutku dan mengacak-acaknya tak karuan. Aku hendak merapikannya, tapi, sebuah tangan yang hangat merapikannya untukku.

Itu tangan donghae, tangan yang membuatku berdebar. Aku tidak berkata apa-apa. Dia merapikan rambutku dan membelainya. “Rambut yang indah” katanya.

Aku masih diam. Jujur, aku sangat senang dia memujiku, tapi… mengingat apa yang sudah dia lakukan, aku masih sangat kesal. Aku melepaskan tangannya. Tapi, dia malah menggenggam tanganku.

“Tangan yang mungil, halus” ucapnya, lalu mengangkat tanganku dan menciumnya dengan lembut. Aku.. entahlah.. terkejut, senang, tapi juga kesal.

“Apa sih yang kau lakukan!” seruku, mencoba melepaskan tanganku tapi usahaku gagal. “Aku mohon, ssica. Aku mohon…” ucapnya sambil menunduk.

“Berilah aku kesempatan sekali lagi. Tunggulah aku sedikit lagi.” katanya. Yoona dan Minho kini memperhatikan kami dengan antusias, seakan sedang menonton serial drama yang mereka tunggu-tunggu.

Aku menggeleng “Ini hanya menyakitiku lebih dalam. Mianhae, oppa. Tadinya kupikir, aku akan sabar menahan semua ini. Tapi, ah payah. Aku ini memang payah dan lemah” ucapku, berusaha keras membendung air mataku.

Dia menatapku, menghapus bulir air mata yang sudah tak mampu kubendung lagi. “Arasso. Akan kubuktikan, aku bisa mencintaimu. Suatu saat nanti. Tunggulah aku” katanya dengan yakin.

“Annio. Aku sudah tak mampu menunggumu.” kataku. “Kau… masih mencintaiku kan?” tanyanya penuh harap. Aku ragu sejenak dan tidak menjawab.

“Aku pikir, rasa cinta ini mulai tumbuh. Tak apa, kalau kau tak mau hubungan ini dilanjutkan. Kelak, kalau aku sudah benar-benar mencintaimu, aku yang akan memohon padamu” katanya sambil tersenyum.

Aku tak tau harus apa, sedangkan yoona dan minho serius sekali menonton kami berdua. Akhirnya, aku hanya mengangguk pelan.

Author POV

Mereka keluar dari wahana dengan bermacam-macam ekspresi. Ekspresi sooyoung dan kyuhyun, yang jelas-jelas marah. Changmin yang kecewa, Yoona yang penasaran, Ssica yang sedih, dan lain-lain.

Tell me boy boy love me it it it it ah. Dering HP Yoona. Oohtoke? itu sms dari changmin.

Yoona: Hm, tidak terlalu buruk, oppa?

Changmin: parah! semakin parah

Yoona: lanjut ke plan B?

Changmin: lanjut ke plan B!

“Argh! Berisik sekali sih dering HP kalian itu sahut-sahutan. Yang satu lagu Oh! yang satu lagu mirotic” gerutu Kyuhyun yang memang sedang emosi.

“Kita ke danau saja yuk.” ajak Minho. Di tengah taman bermain itu, ada danau buatan yang tenang dan sangat nyaman untuk duduk di tepi danau, melihat hamparan air di depan mereka.

“Wah, berlumpur ya. Licin” ucap yoona. “Yoona-ah, hati-hati!” seru Sooyoung saat yoona terpeleset. Sooyoung menarik yoona dan alhasil, malah dia sendiri yang tercebur.

“Eeh.. onnie kan tidak bisa berenang!” seru yoona panik, karena sooyoung kelihatan megap-megap di danau yang cukup dalam itu. “Ah, babo!” seru Kyuhyun, melepas kaosnya dan menyebur ke danau itu.

“Ini bukan plan B!” seru changmin cemas. “plan apa?” tanya Taeyeon curiga. “Ah, gwenchana” elak Changmin.

Kyuhyun berenang menghampiri sooyoung yang memberontak “Hei, jangan memberontak bodoh! Aku jadi susah menarikmu” seru kyuhyun, tapi saking paniknya sooyoung tidak menghiraukannya.

Kyuhyun berusaha keras menarik sooyoung menuju ke tepi danau, tapi sangat sulit karena sooyoung terus-terusan memberontak seperti ikan yang keluar dari air.

Akhirnya, sooyoung berhenti memberontak. “Akhirnya, berhenti juga!” seru Kyuhyun, langsung menarik sooyoung menuju daratan. “Eeh… kau berontak lagi saja! Kalau diam aku malah cemas tau” ucap Kyuhyun, mempercepat laju berenangnya, yang sulit karena dia sambil membawa sooyoung.

Akhirnya mereka tiba di tepi danau. Yang langsung ditarik oleh changmin, minho, dan donghae. Kyuhyun terengah-engah, sedangkan sooyoung pingsan.

“Sepertinya, dia menelan terlalu banyak air” kata ssica cemas. “Ah, merepotkan saja” kata kyuhyun, lalu tanpa pikir panjang mencium sooyoung, mengalirkan napas buatan untuknya.

Dia mencium sooyoung cukup lama. yah, selain untuk menyelamatkan sooyoung, dia juga pasti menikmatinya. “Sudah, jangan terlalu lama. nanti napasmu yang habis” ucap donghae.

Kyuhyun akhirnya melepaskan bibirnya dari bibir sooyoung. “uhukk” sooyoung terbatuk, meludahkan air danau yang sukses mengenai wajah kyuhyun.

Dia meludahkan air sekali lagi dan terkejut, melihat wajah kyuhyun yang ada tepat di depan wajahnya. “Aku menyelamatkanmu, dan yang kudapat adalah kau meludahiku?” tanya kyuhyun sambil cemberut.

Sooyoung bangkit untuk duduk. Dia memegangi dadanya “sesak” katanya sambil meringis. “Mungkin kau menelan teralu banyak air.” ucap Minho.

“Nah, ayo kita pulang sekarang atau kalian akan masuk angin” kata taeyeon, menggiring mereka semua seperti anak ayam untuk kembali ke apartemen.

“Sooyoung, Kyuhyun! Cepat kalian mandi dan ganti baju ya.” nasehat Taeyeon. “Nde, ahjumma” ejek Kyuhyun yang dibalas pelototan Taeyeon.

Mereka semua kembali ke kamar masing-masing, cukup lelah degan semua kejadian hari ini.

“Kyu oppa” panggil Sooyoung pada kyuhyun yang hendak masuk ke kamarnya. “Hm?” tanya Kyuhyun.

“Gomawo” kata sooyoung singkat. “Untuk?” tanya kyuhyun balik. “Menyelamatkanku tentu saja!” seru sooyoung tak sabaran. Makhluk ini.. benar-benar bodoh atau pura-pura bodoh sih? Batin sooyoung.

“Itu tugasku. Aku kan namja chingumu” jawab kyuhyun sambil mengelus kepala sooyoung lalu masuk ke kamarnya. Sooyoung tersenyum lalu masuk juga ke kamarnya.

‘Walaupun dia sudah menyakitiku, tidak ada yang bisa merubah cintaku padanya. Haah… walaupun dia sangat menyebalkan’ batin Sooyoung dan Kyuhyun, bersamaan.

“Oppa, plan B?” tanya yoona pada changmin yang ke kamarnya. “Nde. Kita jalankan plan B itu besok.” jawab changmin. “Apa… tidak terlalu hmm… beresiko?” tanya yoona khawatir. “Molla. Tapi, kupikir ini pasti berhasil!” ucap changmin.

“Nde… ini juga pasti seru dan banyak tantangannya.” ucap yoona. “Ye. Aku memberitau Minho dan Taeyeon noona juga. Kurasa mereka pasti bisa membantu.” ucap changmin.

Yoona mengangguk setuju. Mereka merenung, membayangkan apa yang akan terjadi saat ‘plan B’ itu dilaksanakan.

TBC

Apa sih plan B nya yoona dan changmin?

wait for the plan B and the continue of the story in part 8 ^^

keep reading and comment! yang bkin author semangat bkin ff itu comment dri reader … kekeke~

Advertisements
Comments
  1. olive says:

    apa plan B nya ?
    apa ???!!!
    WKWK .
    bikin penasaram sial .
    wkwk .

  2. hyorim says:

    wow..
    yoona sm min mw plan apaan ini..
    saia bnar kasihan sama sica>.<

    kyu ambil kesempataan dlm kesempitan..kckcck

    ayo lanjut author,jangan lama2 ya..hehehhe

  3. youngstertastic says:

    eh thor ..
    plan b ny ap sih ? ksi tau dong ..
    ahh .. kga ad seohyun ga seru nih ..
    author gembel .. wkwkwkw
    lanjutt !!!

  4. thejoice says:

    kasitaugakya? kekeke~ ga ah…
    iya.. apa seohyun gw jadiin zombie aj? *ngawur
    wkwkwk

  5. cubbiebie says:

    Waaaaw,,
    Plan b nya appa kira kira….

    Changmin amaa yoona.. Baek bangenn.suuka banget aku.hahahaha

    Updatenya jangan lama lama ya…..^^

  6. wellypombob says:

    updatenya jngan lama-lama ye author .
    keanya plan Bnya serius nih ampe ada kata “apa tdak terlalu berisiko ? ”
    wah asoyy .
    lnjuttt sajalah .

  7. wellypombob says:

    o ia . numpang promosi . wkwkw .
    baca FF gua juga yak thecutekey.wordpress.com . gomawo πŸ˜€

  8. yuanitajanuari says:

    wahhh ada kyuyoung nya nyempil, mereka masih pegang status namjachingu dan yeojachingu

    apa plan b nya author, kayaknya seru banget deh plan b nya
    lanjut author, aku menungguuuuuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s